Pimpinan OPM Wendanus Murib Tewas dalam Kontak Senjata dengan TNI-Polri di Papua Tengah

WARTANESIA – Salah satu pimpinan Organisasi Papua Merdeka (OPM) dari wilayah Komando Daerah Pertahanan (Kodap) Sinak, Wendanus Murib, dilaporkan tewas dalam baku tembak dengan aparat gabungan TNI-Polri di Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Papua Tengah.

Dalam peristiwa tersebut, tidak ada korban jiwa dari pihak aparat keamanan. Sementara itu, aparat gabungan masih terus melakukan pengejaran terhadap anggota kelompok teroris yang dikenal sebagai Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) lainnya yang berada di wilayah tersebut.

banner 468x60

Dihimpun dari berbagai sumber, Minggu (29/6/2025), Wendanus Murib dikenal sebagai salah satu pentolan kelompok separatis bersenjata yang aktif di Papua. Ia disebut sebagai sosok yang sadis dan kejam, serta kerap terlibat dalam berbagai aksi kekerasan, termasuk penembakan, pembakaran fasilitas umum, dan intimidasi terhadap warga sipil di wilayah Puncak dan sekitarnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi yang disampaikan oleh pihak TNI maupun Polri terkait insiden tersebut.

Di sisi lain, Juru Bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB), Sebby Sambom, mengonfirmasi tewasnya Wendanus Murib dalam kontak tembak dengan aparat TNI. Insiden itu terjadi di Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, pada Rabu, 25 Juni 2025.

Melalui siaran pers yang dirilis pada Kamis (26/6/2025), Sebby menyebutkan bahwa baku tembak terjadi selama hampir lima jam, dimulai pada pukul 06.25 hingga 11.15 WIT. Dalam pertempuran tersebut, pasukan TPNPB berhasil mengamankan satu pucuk senjata jenis AK-47 milik almarhum Wendanus Murib.

“Jenazah Wendanus masih berada di medan perang dan dijaga ketat oleh aparat militer Indonesia hingga hari ini. Kami minta jenazah segera dikembalikan kepada keluarga untuk dimakamkan secara terhormat,” ujar Sebby dalam pernyataan tertulisnya, dikutip fajarpapua.com.