WARTANESIA – Sejumlah rekaman video beredar di media sosial memperlihatkan dugaan tindak kekerasan yang dialami Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Mikson Yapanto.
Aksi tersebut diduga dilakukan oleh sekelompok orang yang disebut sebagai penambang. Peristiwa ini terjadi pada Kamis (27/11/2025) sekitar pukul 17.00 Wita.
Dalam video yang diterima redaksi, terlihat Mikson Yapanto, legislator dari Partai NasDem, dikelilingi oleh beberapa orang di sebuah lokasi.
Para penambang tersebut mempertanyakan pernyataan Mikson terkait aktivitas tambang rakyat yang disebutnya sebagai kegiatan ilegal.
Para penambang bersikukuh bahwa pernyataan Mikson telah merugikan mereka.
Mereka menilai, ucapan sang legislator tidak sejalan dengan sikapnya selama ini, terlebih mereka mengaku telah mengikuti seluruh prosedur untuk memperoleh Izin Pertambangan Rakyat (IPR).
Pada video lain yang diunggah akun TikTok barakati.id, terlihat Mikson ditarik pada bagian kerah kemejanya dan terjadi adu mulut antara dirinya dengan beberapa penambang.
Usai kejadian itu, Mikson Yapanto secara resmi melaporkan dugaan penganiayaan tersebut ke Polda Gorontalo.
“Ya benar, itu kejadian kemarin sore sebelum Magrib. Saya sudah lapor ke Polda, dan Alhamdulillah pihak kepolisian bergerak cepat. Sudah ada yang diamankan di Polda,” ujar Mikson kepada wartanesia.id, Jumat (28/11/2025).
Meski demikian, Mikson belum menjelaskan secara detail duduk perkara yang memicu insiden tersebut. Ia menegaskan bahwa langkah pelaporan ini merupakan bentuk bahwa negara harus menjunjung tinggi hukum.
“Negara ini adalah negara hukum. Tindakan premanisme sama sekali tidak dibenarkan,” tegasnya.











