WARTANESIA – Kepolisian Republik Indonesia akan melaksanakan Operasi Patuh 2025 secara serentak di seluruh wilayah Tanah Air mulai 14 hingga 17 Juli 2025.
Operasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan lalu lintas demi menekan angka kecelakaan di jalan raya.
Di Kabupaten Pohuwato, Sulawesi, pelaksanaan operasi diberi tajuk Operasi Patuh Otanaha 2025.
Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Pohuwato, Iptu Jefriansyah Tangahu, menegaskan bahwa pendekatan yang digunakan tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga mengedepankan sisi edukatif dan persuasif kepada masyarakat.
“Operasi Patuh ini bukan semata-mata untuk penindakan. Tujuan utamanya adalah memberikan edukasi agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya keselamatan dalam berlalu lintas,” ujar Jefriansyah, Rabu (9/7/2025).
Dalam operasi ini, masyarakat diimbau untuk melengkapi kendaraan sesuai standar, membawa dokumen resmi seperti STNK dan SIM yang masih berlaku, serta mematuhi aturan keselamatan di jalan.
Khusus bagi pengendara sepeda motor, kewajiban penggunaan helm berstandar SNI, larangan penggunaan knalpot brong, serta larangan mengemudi dalam kondisi mabuk menjadi perhatian serius.
Data kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Pohuwato pun menjadi sorotan. Dalam kurun waktu Januari hingga Juni 2025, tercatat sebanyak 20 orang meninggal dunia akibat kecelakaan di wilayah tersebut.
“Setiap pelanggaran lalu lintas memiliki potensi menjadi awal dari kecelakaan yang fatal. Karena itu, kami akan mengambil tindakan tegas terhadap pelanggaran yang bisa membahayakan keselamatan jiwa,” tambahnya.
Melalui Operasi Patuh 2025, Polres Pohuwato berharap masyarakat tidak hanya taat aturan saat operasi berlangsung, tetapi juga membentuk budaya tertib berlalu lintas yang berkelanjutan.
“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Mari kita ciptakan jalan raya yang lebih aman dan manusiawi untuk semua pengguna jalan,” tutup Jefriansyah.












