Kapolres Pohuwato Panen 1,9 Ton Jagung, Perkuat Program Ketahanan Pangan

WARTANESIA.ID – Kebun Ketahanan Pangan milik Polsek Randangan, Kabupaten Pohuwato, berhasil memanen sekitar 1,9 ton jagung pipil basah, di Desa Motolohu, Kecamatan Randangan, Rabu (29/7/2026).

Panen tersebut merupakan hasil pengelolaan lahan produktif yang dilakukan secara mandiri oleh personel Polsek Randangan sebagai bagian dari program ketahanan pangan yang diinisiasi Polri. Mulai dari pengolahan lahan, penanaman, pemupukan hingga proses panen, seluruhnya dikerjakan oleh personel dengan memanfaatkan peralatan pertanian yang tersedia.

Kapolres Pohuwato, AKBP Busroni mengatakan, program ketahanan pangan menjadi salah satu bentuk dukungan Polri terhadap Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.

Menurutnya, keterlibatan anggota kepolisian dalam mengelola lahan produktif diharapkan tidak hanya menghasilkan komoditas pertanian, tetapi juga menjadi contoh bagi masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang dimiliki secara optimal.

“Kami terus mendorong personel agar mampu menjadi pelopor dalam memanfaatkan lahan produktif. Harapannya, program ini dapat memberi manfaat dan menjadi motivasi bagi masyarakat untuk ikut mengembangkan sektor pertanian,” ujar AKBP Busroni.

Dari panen kali ini, kebun ketahanan pangan Polsek Randangan menghasilkan sekitar 1,9 ton jagung pipil basah dengan kadar air 25 persen. Hasil panen tersebut akan dimanfaatkan untuk mendukung keberlanjutan program, di antaranya dijual kepada pengepul lokal serta disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

AKBP Busroni menegaskan, ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen, termasuk institusi kepolisian.

Ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama. Polri akan terus hadir melalui berbagai program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendukung pembangunan nasional,” tutup AKBP Busroni