Pelaku Pencurian HP Saat Kebakaran Masih Ditahan Polisi, Korban Belum Melapor

WARTANESIA.ID – Kebakaran yang melanda kawasan pemukiman di Jalan Diponegoro, Kelurahan Limba B, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo pada Selasa siang (3/11/2026) mendadak ricuh. Pasalnya, seorang pria nyaris menjadi sasaran amukan warga setelah kedapatan diduga mencuri sebuah telepon seluler (HP) di tengah proses pemadaman api.

Kasubsi Penmas , Ipda Aristia Gani kepada awak media membenarkan hal tersebut.

banner 468x60

“Kami pihak Polresta Gorontalo Kota membenarkan adanya kejadian dugaan tindak pidana di lokasi kebakaran yang ada di Kelurahan Limba B, yang terjadi sekitar pukul 11 siang,” ujar Ipda Aristi, Rabu (4/11/2026).

Menurut Ipda Aristia, peristiwa itu bermula ketika warga dan petugas pemadam kebakaran tengah sibuk memadamkan kobaran api. Memanfaatkan situasi yang kacau, pelaku diduga mengambil ponsel milik warga yang tersimpan di dalam dashboard sepeda motor.

“Terduga pelaku berinisial AP, saat melewati kerumunan warga di kebakaran dia melihat ada handphone di dasbor motor, diambillah handphone ini,” ucapnya.

Aksi tersebut disadari oleh pemilik ponsel hingga memicu percekcokan antara korban dan terduga pelaku di lokasi kejadian. Ketegangan sempat memanas di tengah upaya warga memadamkan si jago merah.

“Korban langsung teriak, sehingga memicu warga langsung melakukan penangkapan terhadap si terduga pelaku. Kemudian diamankan oleh pihak polsek,” kata Ipda Aristia.

Jelas Ipda Aristia, terduga pelaku saat ini masih diamankan di Ma, dan belum ditetapkan sebagai tersangka dalam kejadian itu.

“Dia belum ditetapkan sebagai tersangka ya, dari kegiatan kami dari pihak polsek baru sifatnya mengamankan,” jelasnya.

Adapun handphone milik korban, saat kejadian itu langsung dikembalikan kepada pemiliknya. Adapun tindaklanjut dari kasus ini menurut Ipda Aristia, korban hingga saat ini belum membuat laporan polisi.

“Informasi dari pihak Polsek Kota Selatan, belum ada laporan dari si pelapor karena mungkin dia sudah dapat handphonenya, langsung pergi korbannya,” ujarnya.

Adapun informasi adanya amukan yang berujung pemukulan terhadap terduga pelaku di lokasi kejadian, Ipda Aristia menjelaskan tak ada, karena langsung diamankan pihak kepolisian di TKP.

“Pemukulan kami konfirmasi dulu, kayaknya tidak ada, jadi diamankan. Karena pada saat kejadian itu sudah banyak polisi di tempat kejadian kebakaran langsung mengamankan si terduga pelaku,” pungkas Aristia.

Baca berita kami lainnya di