WARTANESIA – Jelang Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024, berbagai upaya sudah mulai dilakukan oleh Partai Politik untuk menunjang kemenangan dalam perhelatan 5 tahunan tersebut.
Mulai dari memperkuat basis masa dengan skema dan strategi tertentu, hingga menggaet nama-nama besar untuk diikut sertakan dalam berkompetisi, meskipun nama-nama besar itu sudah tercatat sebagai anggota Partai lain.
Hal itu sebagaimana yang disampaikan oleh Ketua DPD Golkar Pohuwato, Nasir Giasi, saat melakukan Buka Bersama Pengurus Kecamatan dan Pengurus Desa, di Desa Telaga Biru, Kecamatan Popayato.
Nasir mengungkapkan, jelang Pileg 2024, kader-kader Partai Golkar sudah banyak yang mengundurkan diri dan bergabung bersama Partai lain. Menurutnya, hal tersebut menjadi perhatian serius.
“Akhir-akhir ini cobaan kita makin banyak, sudah mulai ada culik-menculik. Partai Golkar tidak ada budaya menculik kader orang lain, karena kita punya kader yang cukup mumpuni, cukup tersedia, mati satu tumbuh seribu,” jelasnya, dikutip Selasa (04/04/2023).
Ketua DPRD 2 Periode tersebut mengatakan, Partai Golkar adalah partai yang besar, terbukti pada perhelatan Pileg 2019, Partai yang ia pimpin tersebut mampu meraih kursi terbanyak (10 kursi) di Parlemen Panua.
“Golkar sudah mengakar, kita jangan terpancing dengan keadaan itu, kita waspada. Ada beberapa PD, yang sudah diketahui yang bersangkutan adalah PD Golkar, tapi yang pertama dirayu itu adalah PD Partai Golkar,” imbuh Nasir.
“Dalam agama kita saja, jangan memaksakan agama pada orang yang sudah beragama. Ini justru sudah tau menjadi pengurus Golkar, malah diajak untuk bergabung dengan partai mereka,” tegas Nasir.
Nasir berharap, agar Kader Partai Golkar baik di tingkatan PD, PK dan DPD, untuk tidak terpancing dengan situasi yang ada. Ia menghimbau kepada Kader-kader Golkar untuk senantiasa mengawal kebesaran partai tersebut di Bumi Panua.
“Golkar sudah terlatih dengan berbagai medan, kita tidak perlu takut. Biarlah paku itu ada pada mereka, akan tetapi paku tanpa martil maka tidak ada gunanya,” pungkasnya. (rik)












