Usai Sebut Pendemo Tolol, Sahroni Dicopot dari Ketua Komisi III DPR

WARTANESIA – Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Nasdem, Ahmad Sahroni, resmi dicopot dari jabatannya sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR. Kini, Sahroni menjabat sebagai anggota Komisi I DPR RI.

Sebelum keputusan rotasi tersebut diambil oleh Partai Nasdem, Sahroni sempat mengeluarkan pernyataan kontroversial yang dinilai menyakiti hati masyarakat Indonesia.

banner 468x60

Polemik bermula ketika publik menyoroti besarnya gaji dan tunjangan anggota DPR, termasuk tunjangan perumahan yang mencapai Rp50 juta per bulan.

Sorotan itu menjadi semakin tajam menyusul beredarnya video anggota DPR yang berjoget saat sidang tahunan MPR RI pada Agustus 2025, yang menuai kritik luas dari masyarakat.

Kemarahan publik pun memuncak hingga muncul seruan “bubarkan DPR RI” yang menggema di media sosial dan dalam aksi demonstrasi di depan Gedung DPR belakangan ini.

Menanggapi hal tersebut, Ahmad Sahroni dalam sebuah kunjungan kerja di Polda Sumatera Utara pada Jumat (22/8/2025), mengeluarkan pernyataan keras yang menyebut bahwa pihak yang menyerukan pembubaran DPR memiliki mental “tertolol sedunia”.

“Mental manusia yang begitu adalah mental manusia tertolol sedunia. Catat nih, orang yang cuma mental bilang bubarin DPR, itu adalah orang tolol sedunia,” ucap Sahroni.

Sahroni kemudian memberikan klarifikasi bahwa pernyataannya tidak ditujukan kepada masyarakat secara umum, melainkan kepada pihak-pihak yang ia nilai tidak memahami logika di balik sistem demokrasi.

Ia menilai bahwa membubarkan DPR justru akan merusak tatanan demokrasi karena hilangnya fungsi pengawasan terhadap pemerintah.

Setelah pernyataan tersebut menuai kontroversi, Partai Nasdem mengambil langkah rotasi terhadap posisi Ahmad Sahroni di DPR. Berdasarkan surat Fraksi Partai Nasdem bernomor: F. NasDem. 75/DPR-RIVIII/2025 yang ditandatangani oleh pimpinan Fraksi, Sahroni kini ditempatkan sebagai anggota Komisi I DPR RI.

Dalam surat yang sama, Partai Nasdem juga menunjuk Rusdi Masse Mappasessu—yang sebelumnya merupakan anggota Komisi IV sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI menggantikan Sahroni.

Sekretaris Jenderal Partai Nasdem, Hermawi Taslim, membenarkan adanya surat rotasi tersebut saat dikonfirmasi pada Jumat (29/8/2025).

“Surat itu emang benar,” ujar Hermawi singkat.

Namun, Hermawi tidak menjelaskan secara rinci alasan di balik rotasi Sahroni. Ia hanya menyebut bahwa rotasi ini merupakan bagian dari proses penyegaran yang biasa dilakukan oleh partai.

“Penyegaran. Rotasi rutin, sesuatu yang biasa di Nasdem,” pungkasnya.