Perindagkop Gelar Pasar Murah di Paguat, Cek Waktu dan Tempat

WARTANESIA – Pemerintah Kabupaten Pohuwato melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Perindakop) siapkan program pangan murah untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Kegiatan tersebut rencananya akan dilaksanakan pada Kamis (12/03/2026) pagi sekitar pukul 08.00 Wita di halaman rumah dinas Camat Paguat.

banner 468x60

Bupati Pohuwato, Saipul Mbuinga, melalui Kepala Dinas Perindakop Pohuwato, Ibrahim Kiraman, mengatakan dalam kegiatan tersebut pihaknya menyediakan paket sembako dengan harga jauh lebih murah dibandingkan harga pasar.

Ia menjelaskan dalam satu paket pangan murah tersebut berisi empat jenis kebutuhan pokok yang sering digunakan masyarakat sehari-hari. Paket itu terdiri dari beras sebanyak 5 kilogram, telur ayam 10 butir, minyak kelapa 1 liter, serta gula pasir 1 kilogram.

“Kalau di pasar harganya sekitar Rp150 ribu, tetapi dalam program pangan murah ini masyarakat bisa mendapatkannya hanya dengan Rp75 ribu,” ujar Ibrahim, Rabu (11/03/2026).

Menurutnya, program ini merupakan salah satu upaya pemerintah daerah, untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, terutama menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri.

Selain menyediakan paket sembako murah, Dinas Perindakop Pohuwato juga menyiapkan berbagai komoditas lain dalam kegiatan pangan murah tersebut. Di antaranya beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), telur ayam, minyak goreng dengan merek Minyak Kita, serta sejumlah kebutuhan pokok lainnya.

“Kami juga menyiapkan beras SPHP, telur, minyak goreng merek Minyak Kita, dan beberapa kebutuhan pokok lain yang bisa dibeli masyarakat dengan harga lebih murah,” jelas Ibrahim.

Ia menambahkan, pelaksanaan program pangan murah ini akan dimulai dari Kecamatan Paguat terlebih dahulu. Setelah itu, kegiatan serupa rencananya akan dilanjutkan di kecamatan lainnya di Kabupaten Pohuwato.

Namun demikian, kata Ibrahim, pelaksanaan di kecamatan lain kemungkinan akan dilakukan setelah perayaan Idul Fitri, agar pelaksanaannya dapat berjalan lebih maksimal dan menjangkau lebih banyak masyarakat.

“Kita mulai dari Paguat dulu. Nanti setelah Lebaran, program ini akan kita lanjutkan ke kecamatan-kecamatan lain yang ada di Kabupaten Pohuwato,” Pungkasnya