WARTANESIA — Misteri penemuan jenazah pria yang mengapung di perairan laut Kecamatan Popayato akhirnya terungkap. Kepolisian Resor Pohuwato berhasil mengidentifikasi jenazah tersebut sebagai Suwarni Ali (66), warga Desa Hungayonaa, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo.
Kapolres Pohuwato, AKBP Busroni mengatakan, korban merupakan seorang pria berusia 66 tahun, warga Desa Hungayonaa, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo.
“Identitas korban yakni, Suwarni Ali, umur 66 tahun, alamat Desa Hubgayonaa, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo,” ungkap Busroni.
Lanjut Busroni, penemuan jenazah bermula dari laporan warga pada Kamis pagi. Sekitar pukul 10.30 WITA, seorang nelayan bernama Amir Apunye tengah melaut di perairan Popayato.
Saat berada di koordinat 00°20’24.3″N 121°26’05.9″E, ia dikejutkan oleh temuan mengerikan: sesosok mayat pria terapung di dekat sebuah perahu yang terbalik.
Tanpa membuang waktu, Amir segera menghubungi warga di daratan untuk melaporkan temuan tersebut. Informasi itu diteruskan ke pihak kepolisian, dan tak lama kemudian, personel Polsek Popayato tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi dan penyelidikan awal.
Dari hasil penelusuran dan keterangan saksi lainnya, terungkap bahwa, korban sempat berpamitan kepada seorang warga bernama Rosita Alin dua hari sebelumnya, yakni pada Selasa, 17 Juni 2025 sekitar pukul 14.00 WITA.
Saat itu, korban menyatakan niatnya untuk melaut, namun tidak menyebutkan lokasi pasti yang dituju.
Pihak keluarga korban, melalui anaknya yang bernama Hamid Ali, menyatakan menerima musibah ini dengan lapang dada. Mereka menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah dan menyampaikan hal tersebut secara resmi melalui surat pernyataan.
Jenazah almarhum Suwarni Ali direncanakan akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Mekar Jaya, Kecamatan Duhiadaa, Kabupaten Pohuwato.
“Polres Pohuwato mengimbau kepada masyarakat, khususnya para nelayan, agar lebih berhati-hati saat melaut dan memastikan perlengkapan keselamatan selalu tersedia demi menghindari kejadian serupa,” pinta Kapolres Busroni.










