WARTANESIA.ID – Penemuan tengkorak di wilayah Desa Bongo Tua, Kecamatan Paguyaman, Kabupaten Boalemo, menggegerkan warga setempat, Kamis (24/9/2026).
Tengkorak tersebut ditemukan warga yang sedang melakukan pekerjaan penebangan tebu di wilayah tersebut. Temuan itu kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti dan diketahui identitas serta asal-usulnya.
Informasi yang dihimpun, penemuan bermula ketika sejumlah warga mendatangi lokasi untuk melakukan aktivitas penebangan tebu. Saat berada di lokasi, mereka menemukan bagian tengkorak yang kondisinya disebut telah terpisah-pisah.
Temuan tersebut sontak menimbulkan tanda tanya, terutama terkait identitas pemilik tengkorak dan bagaimana tengkorak tersebut bisa berada di lokasi tersebut.
Kasat Reskrim Polres Boalemo, Iptu Nurwahid Kiay Demak, mengatakan pihaknya belum dapat memastikan identitas tengkorak yang ditemukan warga.
“Belum diketahui pasti identitas tengkorak saat ditemukan ini,” ujar Iptu Nurwahid.
Ia menjelaskan, kondisi tengkorak yang ditemukan dalam keadaan terpisah-pisah membuat proses identifikasi masih membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.
Polisi juga belum dapat memastikan kapan kematian terjadi maupun kondisi korban sebelum ditemukan.
Untuk mengungkap fakta tersebut, kepolisian berencana melakukan pemeriksaan forensik terhadap tengkorak yang ditemukan.
Menurut Nurwahid, hasil autopsi diharapkan dapat memberikan petunjuk mengenai identitas, perkiraan waktu kematian, serta kemungkinan penyebab kematian.
Hasil pemeriksaan tersebut nantinya juga akan menjadi dasar bagi kepolisian dalam menentukan langkah penyelidikan selanjutnya, termasuk menelusuri kemungkinan adanya laporan orang hilang yang berkaitan dengan penemuan tersebut.
“Kami akan menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan fakta di balik temuan itu. Baik identitas pemilik, penyebab kematian, serta berapa lama tengkorak berada di lokasi saat ditemukan,” tutup Iptu Nurwahid.








