Warga Sulit Jual Emas, Wabup Iwan Bakal Menghadap Gubernur

WARTANESIA – Wakil Bupati Pohuwato, Iwan S. Adam, berencana mendatangi Pemerintah Provinsi Gorontalo untuk meminta penjelasan terkait kondisi para penambang di Pohuwato yang saat ini tidak dapat menjual emas hasil tambang mereka.

Rencana tersebut disampaikan Iwan setelah dirinya menemui sejumlah masyarakat penambang yang tengah mengantre di beberapa toko jual beli emas di Marisa yang diketahui tutup.

banner 468x60

“Sangat prihatin dengan kondisi yang terjadi. Mereka sudah memiliki hasil emas yang didapat dari Sungai Marisa, yang diambil secara tradisional tetapi tidak bisa dijual karena toko pembeli tutup,” ungkap Iwan, Jumat (6/3/2026).

Menurut Iwan, apabila masyarakat meminta pemerintah daerah untuk mengambil langkah lebih lanjut, ia menyatakan siap bersama para penambang mendatangi Pemerintah Provinsi Gorontalo guna meminta kejelasan terkait situasi tersebut.

“Saya siap bersama masyarakat untuk ke provinsi. Kita akan meminta penjelasan,” ujarnya.

Ia juga berharap pemerintah pusat dapat memberikan perhatian terhadap persoalan ini dan tidak membiarkan kondisi tersebut berlarut-larut, mengingat kebutuhan masyarakat yang semakin meningkat menjelang Hari Raya Idulfitri.

“Kami juga berharap pemerintah pusat tidak membiarkan kondisi ini berlarut. Kasihan masyarakat, apalagi sudah mendekati Lebaran dan kebutuhan mereka banyak,” pungkasnya.

Untuk diketahui, sejumlah toko emas di Kabupaten Pohuwato, tutup sejak Kamis (26/2/2026). Tutupnya toko emas yang biasanya membeli hasil emas milik masyarakat penambang ini membuat masyarakat kebingungan.

Hingga kini, masuk pekan ketiga, toko emas yang ada masih terlihat tutup. Masyarakat pun berharap pemerintah bergerak cepat menyikapi situasi yang terjadi.