WARTANESIA – Jelang pergantian tahun 2021-2022, jagad maya (Facebook) di Provinsi Gorontalo, Kabupaten Pohuwato, diramaikan oleh munculnya postingan akun bernama Uya RuzaliHunowu Khan.
Warga yang diketahui berasal dari Kabupaten Pohuwato ini, menuliskan cuitan yang ditujukan kepada Kapolda Gorontalo (Irjen Pol Dr Akhmad Wiyagus) dengan tembusan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Berikut unggahan Uya RuzaliHunowu Khan :
Yth, Kapolda Gorontalo.
Apakah menurut bapak penetapan Saudara AY sebagai tersangka adalah langkah yg bijaksana dalam menyelesaikan masalah investasi ini?
Kalau nanti saudara AY jadi terpidana dan dipenjara, lalu bagaimana nasib uang dan kehidupan korban?
Bapak Yakin ini tidak akan malah menambah runyam permasalahan sampai pada kondusifitas dan stabilitas keamanan wilayah?
Mungkin pernyataan saya ini sangat kontroversial, Bahwa Admin yang akan menjadi Korban Utama. Bahkan nyawa mereka dan keluarga mereka pun bisa terancam.
FX Family bukanlah badan usaha, itu hanya kelompok saja, mereka melakukan investasi pada entitas dan Platform bisnis yg dilegalkan oleh Negara.
Saya pernah bertanya pada seorang Admin (oknum Polisi), sambil berlinang air-mata, Dia berkata: “Saya siap utk dipecat dan dipenjara, tapi apakah itu akan menyelesaikan masalah muamalah?, saya dan keluarga hidup di sini, di tengah tengah para member yg jadi korban, walaupun saya jalani hukuman dan menyita semua aset saya, itu tidak akan cukup utk menutupi kerugian para korban, dan itu akan menjadi beban Moral dalam hidup saya dan keluarga saya”
Ada admin yg membernya adalah sahabat dan keluarga terdekat mereka sendiri, tidak mungkin mereka mau menipu orang terdekat yg nantinya akan berakibat buruk pada Hubungan mereka sebagai Manusia Sosial.
Lalu siapa yg harus bertanggung jawab atas uang Korban?
Itu adalah Hal yg harus dipikirkan oleh Negara yg melegalkan bisnis ini dan unsur Forkopimda yg terkesan melakukan pembiaran atas bisnis ini pada mulanya, yg akhirnya sekarang terkesan cuci tangan dan bahkan Tidak Peduli.
Bapak Kapolda bukan orang Gorontalo, tapi diberikan amanah utk menjabat di Gorontalo,
Mohon bapak dapat berfikir secara bijaksana sebagai bagian dari warga Gorontalo, yang tidak mau ada warga Gorontalo yg saling bermusuhan antara satu dan lainnya..
Salam dari Pohuwato..
Semoga bapak dapat bijaksana dan sehat selalu..
Tembusan, Yth Bpk Kapolri.
Hingga berita ini dibuat, postingan yang diupload pada Jumat (31/12/2021) itu telah ditanggapi lebih dari 400 komentar dan dibagikan sebanyak 148 kali. (Lan)






