WARTANESIA.ID – Polres Berau kembali menggelar kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) secara serentak pada Kamis (15/10/2026) pagi. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.30 WITA ini diikuti oleh personel di tingkat Markas Komando (Mako) Polres Berau hingga seluruh Polsek jajaran, dengan tujuan membentuk anggota yang berintegritas, berkarakter, dan humanis.
Pelaksanaan Binrohtal disesuaikan dengan agama dan kepercayaan masing-masing personel. Bagi personel beragama Islam, pembinaan rohani dipusatkan di Ruang Rupatama Polres Berau. Sementara personel beragama Katolik mengikuti kegiatan di Ruang Si Propam Polres Berau serta ruang kerja Polsek jajaran.
Selain hadir secara langsung, personel Polsek jajaran turut mengikuti kegiatan ini secara daring melalui Zoom Meeting dari masing-masing Mako Polsek yang terhubung dengan Mabes Polri. Metode tersebut memungkinkan seluruh anggota tetap memperoleh pembinaan meski berada di wilayah yang tersebar.
Dalam pembinaan rohani Islam, Pengatur Sahrin, S.Sos.I., menyampaikan ceramah tentang empat golongan manusia yang dirindukan surga Allah. Keempat golongan itu adalah orang yang rajin membaca Al-Qur’an, gemar bersedekah, senantiasa menjaga lisan, serta menjalankan puasa Ramadan. Materi ceramah tersebut mengajak personel untuk terus memperbaiki diri dan mengamalkan nilai-nilai kebaikan, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun saat menjalankan tugas.
Adapun pembinaan rohani bagi personel beragama Katolik dipimpin oleh Ipda RM. Antonius, A.S., S.Fil., M.Th. Kegiatan ini menjadi sarana bagi anggota untuk memperkuat kehidupan spiritual sekaligus menanamkan nilai-nilai moral dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
Kasi Humas Polres Berau, AKP Suradi, menyampaikan bahwa Binrohtal merupakan kegiatan rutin yang memiliki peran penting dalam membangun mental dan kepribadian anggota Polri.
“Melalui kegiatan tersebut, diharapkan keimanan dan ketakwaan personel semakin meningkat sehingga dapat menjadi landasan dalam bertindak, mengambil keputusan, serta menjalankan tanggung jawab secara profesional dan bertanggung jawab,” ujar AKP Suradi.
Pembinaan rohani dan mental juga diharapkan menjadi pengingat bagi setiap anggota agar senantiasa menjunjung tinggi etika, menghindari perilaku tercela, serta mengedepankan sikap humanis dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Dengan penguatan nilai spiritual dan moral yang dilakukan secara berkelanjutan, Polres Berau berupaya mewujudkan personel Polri yang profesional dan berintegritas, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian semakin meningkat.












