WARTANESIA.ID – Polda Kalimantan Timur menggelar simulasi pemanfaatan Surface Active Agent sebagai inovasi hasil kolaborasi dengan Universitas Mulawarman untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Mahakam Polda Kaltim, Balikpapan, dan dipimpin langsung oleh Kapolda Kalimantan Timur, Irjen Pol. Endar Priantoro, S.H., S.I.K., M.H., C.F.E., CFrA.
Dalam simulasi itu, Kapolda Kaltim didampingi Wakapolda Kaltim, Irwasda, dan sejumlah Pejabat Utama Polda Kaltim. Turut hadir pula para Auditor Kepolisian Madya Tingkat III Itwasda serta Karumkit Bhayangkara Tingkat II. Selain itu, hadir jajaran pejabat operasional dari sejumlah satuan kewilayahan, mulai dari Polresta kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) hingga Polres Berau, Kutai Kartanegara, Paser, Kutai Timur, dan Kutai Barat.
Simulasi ini merupakan bagian dari langkah mendorong pengembangan inovasi serta pemanfaatan teknologi dalam penanganan karhutla. Kerja sama antara Polda Kaltim dan Universitas Mulawarman diharapkan membantu pencarian metode penanganan kebakaran yang efektif, tepat guna, serta selaras dengan kondisi lapangan dan ketentuan keselamatan lingkungan.
Kegiatan tersebut juga melibatkan unsur pemerintah daerah, TNI, Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), instansi terkait, dan perwakilan sektor swasta. Beberapa pejabat yang tampak hadir antara lain Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Keamanan dan Keselamatan Publik Irjen Pol. Edgar Diponegoro, S.I.K., M.H.; Kepala BIN Daerah Kalimantan Timur Brigjen TNI Priyanto Eko Widodo, S.IP.; Danlanud Dhomber Kolonel Pnb I Gusti Ngurah Sorga Laksana, M.Han.; serta Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Kalimantan Timur Buyung Dodi Gunawan, S.T., S.H., M.M.
Hadir pula perwakilan Kodam VI/Mulawarman, Korem 091/Aji Surya Natakesuma, OIKN, unsur kehutanan, Basarnas, GAPKI, dan sejumlah perusahaan pertambangan, termasuk PT Berau Coal beserta perusahaan lain yang diwakili pejabat terkait. Keterlibatan lintas sektor itu menunjukkan pentingnya sinergi dalam menghadapi ancaman karhutla yang menuntut koordinasi serta kesiapan bersama.
Lewat simulasi tersebut, Polda Kaltim bersama Universitas Mulawarman diharapkan dapat mengevaluasi penerapan Surface Active Agent sebagai salah satu alternatif pendukung pemadaman karhutla. Pengujian dan evaluasi lanjutan masih diperlukan untuk mengetahui tingkat efektivitas penggunaan, aspek keselamatan, serta dampaknya terhadap lingkungan sebelum diterapkan secara lebih luas di lapangan.
Polda Kalimantan Timur juga terus mendorong kolaborasi dengan kalangan akademisi, pemerintah, TNI, dan pemangku kepentingan lainnya guna memperkuat kesiapsiagaan sekaligus meningkatkan kemampuan penanganan karhutla di wilayah Kalimantan Timur. Upaya tersebut diharapkan mampu mendukung perlindungan masyarakat, menjaga kelestarian lingkungan, dan meminimalkan dampak kebakaran hutan dan lahan.









