WARTANESIA.ID – Seorang petani asal Kampung Long Lanuk, Kecamatan Sambaliung, Kabupaten Berau, dilaporkan hilang di perairan Sungai Kelay. Korban bernama Yasel Ban Makal, 47 tahun, yang berdomisili di Kampung Long Lanuk RT 005 tersebut hingga kini belum ditemukan, sehingga Polsek Sambaliung bersama TNI, pemerintah kampung, dan masyarakat setempat terus menggelar upaya pencarian.
Informasi mengenai hilangnya korban baru diterima Polsek Sambaliung pada Kamis (15/10/2026) pagi. Laporan itu disampaikan Kepala Dusun Nyapa Indah, Rustam, setelah istri korban, Yuliana Kamai, mengabarkan bahwa suaminya tak kunjung pulang ke rumah sejak Rabu (14/10/2026) malam.
“Setelah istri korban melaporkan bahwa suaminya tak kunjung pulang, saya melaporkan kejadian ini kepada kepolisian dan instansi terkait,” ujar Rustam, Kepala Dusun Nyapa Indah.
Menurut keterangan awal, korban sebelumnya pergi menggunakan perahu ketinting di perairan Sungai Kelay. Yuliana menunggu kepulangan suaminya sejak Rabu sekitar pukul 18.00 WITA. Namun hingga malam hari korban tidak kembali, sehingga keluarga meminta bantuan kepala dusun untuk meneruskan laporan ke kepolisian.
“Saya menunggu kepulangannya sejak Rabu sekitar pukul 18.00 WITA, namun hingga malam hari ia belum kembali, sehingga saya meminta bantuan kepala dusun untuk melaporkan kejadian ini,” kata Yuliana Kamai.
Pada Kamis sekitar pukul 07.00 WITA, sejumlah warga menyusuri aliran Sungai Kelay dengan perahu ketinting untuk mencari korban. Dalam pencarian itu, warga menemukan perahu milik korban lengkap dengan mesin ketintingnya di bagian hilir kawasan Nyapa Indah, Kampung Long Lanuk. Meski begitu, keberadaan korban belum diketahui.
Menindaklanjuti temuan tersebut, sekitar pukul 12.00 WITA personel TNI dan Polri bersama pemerintah kampung serta warga kembali melakukan pencarian di sepanjang perairan Sungai Kelay. Hingga pukul 17.30 WITA, korban masih belum ditemukan dan pencarian terus diupayakan.
Polsek Sambaliung telah menerima laporan, melakukan pendataan terhadap pihak terkait, serta meneruskan informasi kepada pimpinan untuk penanganan lebih lanjut. Berdasarkan keterangan pelapor, korban diketahui dalam kondisi sehat sebelum kejadian.
Sampai saat ini, penyebab hilangnya korban belum dapat dipastikan. Dugaan bahwa korban tenggelam atau hanyut terbawa arus juga belum bisa dipastikan karena korban belum ditemukan dan belum ada saksi yang melihat langsung peristiwa tersebut.
Kepolisian bersama unsur terkait dan masyarakat masih berupaya melakukan pencarian di perairan Sungai Kelay.
“Masyarakat yang memiliki informasi mengenai keberadaan korban kami imbau segera menyampaikannya kepada aparat setempat agar dapat membantu proses pencarian,” ujar pihak kepolisian.














