Memasuki Hari Ke-7, Operasi Patuh Mahakam 2026 Tertibkan Pelanggar Lalu Lintas di Jalan Jenderal Sudirman

– Penertiban terhadap pengendara kendaraan bermotor yang mengabaikan aturan lalu lintas terus dilakukan oleh pada hari ke-7 pelaksanaan . Kegiatan tersebut digelar pada Minggu (1/11/2026), dimulai sekitar pukul 10.00 WITA, dengan lokasi di kawasan (KTL) , .

Dalam pelaksanaan di lapangan, petugas menyasar sejumlah bentuk pelanggaran yang dinilai paling sering terjadi. Pengendara sepeda motor yang tidak mengenakan helm menjadi salah satu sasaran utama, begitu pula pengendara kendaraan bermotor yang melaju melawan arus lalu lintas. Terhadap pengendara yang kedapatan melanggar, petugas memberikan teguran, baik secara lisan maupun tertulis, sekaligus melakukan penindakan melalui sistem Electronic Traffic Law Enforcement ().

banner 468x60

Selain menindak pelanggar, kegiatan pada hari ke-7 Operasi Patuh Mahakam 2026 ini juga diisi dengan imbauan kepada masyarakat pengguna jalan. Petugas mengingatkan warga agar senantiasa mematuhi aturan berlalu lintas, melengkapi diri dengan perlengkapan keselamatan berkendara, serta mengutamakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Langkah tersebut disebut sebagai wujud komitmen kepolisian dalam meningkatkan kedisiplinan masyarakat di jalan raya. Tujuannya tidak lain untuk mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas atau Kamseltibcarlantas di wilayah Balikpapan, khususnya di ruas jalan yang menjadi pusat kegiatan masyarakat.

Dari sisi pelaksanaan, kegiatan Satgas Represif pada hari ke-7 Operasi Patuh Mahakam 2026 berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif. Tidak ditemukan hambatan yang berarti selama proses penertiban berlangsung di kawasan Tertib Lalu Lintas Jalan Jenderal Sudirman tersebut.

Operasi Patuh sendiri dikenal sebagai agenda rutin kepolisian yang menitikberatkan pada penegakan aturan lalu lintas sekaligus edukasi kepada pengendara. Melalui kegiatan semacam ini, diharapkan kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas terus meningkat, sehingga angka pelanggaran maupun kecelakaan di jalan dapat ditekan.

Baca berita kami lainnya di