WARTANESIA.ID – Program Subuh Keliling Polda Kaltim kembali dilaksanakan dengan menyasar Masjid Jami Al Anshor, Kelurahan Sumber Rejo, Balikpapan. Kegiatan yang digelar pada pukul 04.30 WITA itu dihadiri Wakapolda Kalimantan Timur Brigjen Pol. Rustam Mansur, S.I.K., M.M., sebagai bagian dari rangkaian Program Polisi Bersama Masyarakat.
Kehadiran orang nomor dua di jajaran Polda Kalimantan Timur tersebut bukan tanpa alasan. Subuh Keliling ditempatkan sebagai salah satu cara mendekatkan institusi kepolisian kepada warga melalui pendekatan keagamaan, sekaligus membangun komunikasi yang lebih cair dan kebersamaan yang lebih erat antara Polri dan masyarakat di lingkungan sekitar masjid.
Dalam kegiatan itu, Wakapolda Kaltim tidak datang sendiri. Ia didampingi sejumlah pejabat utama Polda Kaltim, di antaranya Karo Ops, Dir Intelkam, Dir Samapta, serta Kabid Kum. Turut mendampingi pula AKM Tk III KBP Jefri Yuniardi, S.I.K., M.H. Kehadiran para pejabat utama tersebut menegaskan bahwa pendekatan humanis kepada masyarakat menjadi perhatian lintas satuan kerja di lingkungan Polda Kaltim, bukan hanya agenda sesaat.
Melalui Subuh Keliling, Polda Kalimantan Timur terus mendorong terbangunnya hubungan yang harmonis antara kepolisian dan masyarakat. Sinergi semacam ini diharapkan mampu memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri, sehingga warga merasa lebih dekat dan terbuka dalam menyampaikan berbagai persoalan di lingkungannya.
Selain itu, kedekatan yang terjalin lewat kegiatan keagamaan dinilai turut menopang terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat atau kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di wilayah Kalimantan Timur. Pola pendekatan seperti ini membuat pesan-pesan kamtibmas lebih mudah diterima warga karena disampaikan dalam suasana ibadah yang santun dan kekeluargaan.
Kegiatan Subuh Keliling sendiri menjadi agenda yang rutin dilakukan jajaran Polda Kaltim di berbagai lokasi. Dengan menyapa warga langsung di tempat ibadah, kepolisian berupaya menghadirkan sosok yang dekat dan mudah dijangkau, sekaligus merawat hubungan baik yang telah terbangun antara aparat dan masyarakat di Provinsi Kalimantan Timur.











