WARTANESIA – Tumpukan sampah yang berserakan di kawasan Jembatan Nagit, Marisa, Kabupaten Pohuwato, viral di media sosial setelah diunggah akun Facebook Fitria Vivin Abdulah, Selasa (28/04/2026).
Dalam unggahannya, Fitria menyoroti perilaku oknum masyarakat yang membuang sampah sembarangan di area jembatan yang berada di jalur Trans Sulawesi tersebut.
“Pe gaga, cantik ini jembatan terletak di Jalan Trans Sulawesi lagi kong so jadi tempat pembuangan sampah kasiang… Kenapa so tdk mo sadar-sadar ini orang-orang buang sampah sembarangan eyyiiiii… Bo tidak mo jato ksana di jembatan ini yg buang-buang sampah di situ,” tulis Fitria dalam unggahannya.
Unggahan tersebut pun menuai perhatian warganet dan memicu keluhan terkait kebersihan lingkungan di wilayah tersebut.
Menanggapi hal itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pohuwato melalui Sekretaris DLH, Martin Rabiasa, mengaku pihaknya telah rutin melakukan pengangkutan sampah setiap hari.
Menurutnya, persoalan sampah di lokasi tersebut kerap berulang karena masih rendahnya kesadaran masyarakat.
“Upaya untuk itu ada. Setiap hari ada jadwal pengangkutan, tetapi paginya diangkut, sorenya sudah ada lagi sampah dengan volume yang besar,” ujar Martin kepada wartanesia.id Selasa (28/4/2026) malam.
Ia menegaskan, DLH Pohuwato akan terus berupaya memaksimalkan pengangkutan sampah agar kondisi tersebut tidak terus terjadi.
Selain itu, pihaknya juga berencana menerapkan Peraturan Daerah (Perda) tentang persampahan secara bertahap.
“Nantinya akan ada penegakan hukum atau tindak pidana ringan (tipiring) bagi yang kedapatan membuang sampah sembarangan,” tegasnya
Pemerintah berharap masyarakat dapat lebih sadar menjaga kebersihan lingkungan dan tidak menjadikan fasilitas umum sebagai tempat pembuangan sampah liar.







