Karyawan Wisata Pakang Beach Tewas Ditikam Rekan Kerja saat Apel Pagi

WARTANESIA – Seorang karyawan perempuan bernama Rindi Antika tewas mengenaskan setelah ditikam secara brutal oleh rekan kerjanya sendiri yang diketahui berinisial NYT, seorang petugas keamanan (sekuriti).

Peristiwa berdarah berlangsung apel pergantian sif karyawan di lokasi wisata, Suasana di kawasan wisata Pakang Beach, Desa Sabo, Kecamatan Ampana Tete, mendadak mencekam pada, Sabtu (7/3/2026) pagi.

banner 468x60

Kapolres Tojo Una-Una, AKBP Yanna Djayawidya melalui Kasi Humas Iptu Martono menjelaskan, insiden tragis itu dipicu oleh perselisihan antara pelaku dan korban saat apel berlangsung.

Menurut keterangan kepolisian, pelaku yang saat itu memimpin apel merasa kesal karena korban dianggap tidak memperhatikan instruksi dan justru bermain ponsel saat apel berlangsung.

“Pelaku menegur korban karena sering bermain HP dan tidak menyimak saat apel. Situasi memanas ketika korban hendak meninggalkan lokasi tanpa izin pelaku,” ujar Iptu Martono dalam keterangan resminya.

Ketegangan semakin meningkat ketika korban yang sudah berada di atas sepeda motor sempat membantah teguran dari pelaku. Adu mulut antara keduanya pun tidak dapat dihindari.

Dalam kondisi emosi yang memuncak, pelaku kemudian mencabut sebilah badik yang terselip di pinggang kirinya dan langsung menyerang korban.

“Pelaku yang sudah tersulut emosi kemudian mencabut badik dari pinggang kirinya dan langsung menikam perut korban hingga terjatuh. Setelah itu, pelaku kembali menikam korban secara berulang kali,” lanjut Martono.

Akibat serangan tersebut, korban mengalami sedikitnya delapan luka tusukan di berbagai bagian tubuh. Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Ampana Tete untuk mendapatkan pertolongan medis.

Namun, upaya penyelamatan tidak berhasil. Tim medis menyatakan korban meninggal dunia akibat luka parah yang dideritanya.

Usai melakukan penikaman, pelaku sempat melarikan diri dan bersembunyi di rumah keluarganya. Namun, aparat kepolisian bergerak cepat melakukan pengejaran.

“Pada pukul 09.58 WITA, pelaku berhasil ditangkap di Desa Kajulangko. Polisi juga mengamankan barang bukti berupa sebilah badik yang digunakan pelaku,” tutup Iptu Martono.