WARTANESIA – Peristiwa penikaman yang diduga melibatkan kakak beradik terjadi di Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo, Rabu malam (25/2/2026). Kejadian tersebut sempat menggegerkan warga Kelurahan Limba B.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, korban berinisial NM (36) diduga ditikam oleh adik kandungnya sendiri, SM (30), di dalam rumah mereka. Insiden bermula saat korban mendengar adiknya sedang melakukan percakapan via telepon dengan pacarnya.
Dalam percakapan yang berlangsung beberapa menit itu, korban mengaku mendengar adanya ucapan yang dianggap menghina keluarga mereka. Merasa tidak terima, NM kemudian menegur adiknya agar mengingatkan pacarnya untuk tidak melontarkan perkataan yang menyinggung keluarga.
Namun, teguran tersebut justru memicu emosi pelaku. SM diduga tersulut amarah, lalu mengambil sebilah pisau yang berada di dalam rumah dan langsung menyerang kakaknya.
Akibat penikaman itu, korban mengalami luka pada bagian lutut kiri serta kehilangan jari kelingking akibat putus terkena senjata tajam. Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut segera memberikan pertolongan dan membawa korban ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan.
Kapolsek Kota Selatan, Iptu Dedi Maadi, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan, baik korban maupun pelaku telah ditangani oleh pihak kepolisian dan medis.
“Kakak beradik, korban dan pelaku, sudah ditangani oleh medis. Korban mengalami luka di bagian lutut dan jari,” ungkapnya.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut guna mendalami motif dan kronologi lengkap kejadian.
Polisi juga mengimbau masyarakat untuk menyelesaikan persoalan keluarga dengan kepala dingin dan menghindari tindakan kekerasan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.













