WARTANESIA – Maraknya peredaran uang palsu di wilayah Kabupaten Pohuwato membuat masyarakat resah. Menanggapi hal tersebut, Kapolres Pohuwato AKBP Busroni mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat melakukan transaksi tunai menggunakan uang rupiah.
“Jika menemukan uang palsu serta pihak-pihak yang mencurigakan, masyarakat diminta segera melapor ke kantor polisi terdekat,” ujar Kapolres Busroni, Kamis (4/9/2025).
Ia menjelaskan, informasi awal terkait peredaran uang palsu ini pertama kali diketahui melalui pemberitaan media.
Menindaklanjuti hal itu, pihaknya langsung menurunkan tim dari satuan reserse kriminal untuk melakukan penyelidikan di lapangan.
“Kami sudah menerima informasinya dari media. Kasat Reskrim juga sudah mengirimkan tautan beritanya, dan saat ini kami sudah turun untuk melakukan penyelidikan,” jelas AKBP Busroni.
Langkah Antisipatif untuk Masyarakat
Untuk mencegah jatuhnya lebih banyak korban, Kapolres Busroni memberikan beberapa langkah antisipatif yang dapat dilakukan masyarakat saat menerima uang tunai:
Periksa Keaslian Uang
Pastikan uang yang diterima memiliki tanda-tanda keaslian seperti watermark, hologram, dan benang pengaman.
Kenali Ciri-Ciri Uang Asli
Pahami tekstur, warna, serta desain yang sesuai dengan standar yang diterbitkan oleh Bank Indonesia.
Jangan Terima Uang yang Meragukan
Jika merasa ragu terhadap keaslian uang, masyarakat diimbau untuk meminta pengecekan lebih lanjut atau menolak uang tersebut.
Gunakan Alat Deteksi Uang Palsu
Bila memungkinkan, gunakan alat pendeteksi atau mesin verifikasi untuk memeriksa keaslian uang.
Segera Laporkan
Jika menemukan uang palsu, segera laporkan ke pihak kepolisian atau kantor Bank Indonesia terdekat agar bisa segera ditindaklanjuti.
Uang Palsu Pecahan Kecil dan Menengah Beredar
Sebelumnya, diberitakan bahwa uang palsu dengan pecahan Rp2.000, Rp20.000, dan Rp50.000 ditemukan beredar di kalangan masyarakat.
Kasus ini membuat sebagian warga merasa resah, mengingat bentuk dan warna uang palsu tersebut cukup sulit dibedakan dari uang asli.
Kapolres berharap masyarakat tetap waspada dan tidak ragu untuk melapor apabila menemukan hal-hal mencurigakan terkait peredaran uang palsu.








