Kapolda Bilang Tak Ada Kompromi, Tapi PETI Bulangita dan Teratai Kembali Beroperasi

WARTANESIA  – Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Bulangita dan Teratai, Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato, diduga kembali beroperasi.

Informasi yang diterima menyebutkan, kegiatan tambang ilegal tersebut bahkan berlangsung hingga tengah malam. Sejumlah sumber menyampaikan, aktivitas PETI mulai terlihat kembali dalam beberapa waktu terakhir.

banner 468x60

Kondisi ini memunculkan kekhawatiran masyarakat karena dampak yang ditimbulkan pertambangan ilegal, dinilai mulai terasa, terutama pada aspek kerusakan lingkungan.

Kepala Desa Teratai, Simson Hasan, mengakui adanya informasi terkait aktivitas pertambangan yang kembali berjalan di wilayah tersebut.

“Kayaknya sudah mulai kerja, karena air sudah kabur,” ungkap Simson, Selasa (03/02/2026).

Pernyataan itu memperkuat informasi yang berkembang di tengah masyarakat, bahwa aktivitas PETI di kawasan Bulangita dan Teratai kembali berlangsung, terutama pada malam hari.

Meski laporan aktivitas PETI kembali mencuat, hingga saat ini belum terlihat adanya tindak lanjut dari pihak Polres Pohuwato, terkait aktivitas tambang yang kembali berjalan di Kecamatan Marisa.

Situasi tersebut menjadi perhatian publik, terlebih karena sebelumnya Kapolda Gorontalo, Irjen Pol Widodo, pernah turun langsung ke lokasi PETI Bulangita dan Teratai untuk melakukan pengecekan lapangan.

Dalam kunjungan itu, Kapolda melihat langsung kondisi kerusakan yang dinilai sudah parah. Bahkan, lokasi PETI tersebut berada tidak jauh dari pusat Kota Pohuwato, sehingga dinilai berpotensi menimbulkan dampak lebih luas apabila kembali dibiarkan beroperasi.

Sebelumnya Kapolda Gorontalo memastikan kepolisian akan bertindak tegas, berkelanjutan, dan konsisten dalam memberantas PETI di Wilayah Pohuwato.

Ia menegaskan, langkah penegakan hukum ini dilakukan demi menjaga lingkungan, keselamatan masyarakat, serta mencegah dampak yang lebih besar di masa mendatang.

“Intinya, tidak ada ampun dan tidak ada kompromi untuk PETI,” tutup Irjen Pol Widodo