WARTANESIA – Minat investor terhadap pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) terus menunjukkan tren positif. Hingga April 2025, nilai investasi yang terealisasi di kawasan yang mencakup sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) telah mencapai Rp 62,08 triliun.
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menyampaikan kabar tersebut saat meninjau langsung kawasan pembangunan di Sepaku, PPU, Kamis (22/5/2025).
Menurutnya, hingga April 2025, terdapat 42 perusahaan yang telah merealisasikan investasinya di IKN.
“Tercatat sampai April 2025, ada 42 perusahaan jalankan investasi di IKN dengan nilai capai Rp 62,08 triliun,” ujar Basuki, dikutip dari ANTARA, Sabtu (24/5/2025).
Angka tersebut meningkat sekitar Rp 3,65 triliun dibanding sepekan sebelumnya, seiring dengan masuknya enam investor baru yang menandatangani kerja sama dengan Otorita IKN.
Investasi tersebut mencakup beragam sektor, mulai dari kuliner, perhotelan, pendidikan, ritel, konstruksi, hingga properti komersial dan residensial.
Di antara investor baru, PT Solusi Harapan Nusantara akan membangun pusat kuliner seluas 1.800 meter persegi.
Sementara PT Makmur Berkah Hotel (MBH) menggandeng jaringan hotel internasional Marriott untuk mendirikan hotel bintang lima di atas lahan seluas 2,04 hektare.
Sektor pendidikan juga ikut berkembang dengan masuknya PT Australia Independent School (AIS) Nusantara.
Perusahaan ini akan membangun sekolah berstandar International Baccalaureate (IB) dengan kapasitas 750 siswa di atas lahan 7.900 meter persegi dan bangunan seluas 10.000 meter persegi.
Selain itu, PT Maxi Nusantara Raya akan menghadirkan supermarket modern lengkap dengan area kuliner F&B. PT Kreasibeton Nusapersada akan membangun kawasan hunian vertikal, perkantoran swasta, dan pusat ritel, sementara PT Daya Mulia Turangga mengembangkan sektor komersial dan perkantoran di lahan hampir 3 hektare.
Basuki mengapresiasi komitmen para investor yang telah menunjukkan kepercayaan mereka terhadap proyek pembangunan ibu kota baru.
“Otorita IKN mengucapkan terima kasih banyak atas perhatian dan kepercayaan para pemilik modal untuk melakukan investasi dalam pembangunan IKN,” ucap Basuki.
Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN, Agung Wicaksono, menambahkan bahwa akselerasi investasi merupakan hasil dari kerja aktif pihaknya dalam membuka ruang kolaborasi dengan dunia usaha.
“Kerja sama yang terjalin akan memberikan kontribusi besar terhadap pembangunan berkelanjutan Kota Nusantara, serta membuka peluang bagi masyarakat dan dunia usaha,” kata Agung.
Ia juga menyebut, meningkatnya realisasi investasi membuat lahan di kawasan IKN semakin diminati oleh para investor.
“Peran aktif Otorita IKN dalam akselerasi realisasi investasi menjadikan lahan di IKN semakin laris dengan investor yang bakal membangun,” tambahnya.
Otorita IKN optimistis, kemitraan strategis dengan investor akan membawa dampak jangka panjang yang positif bagi pertumbuhan Kota Nusantara sebagai pusat pemerintahan masa depan Indonesia. (Wn)













