WARTANESIA – . Jika sebagian pejabat memanfaatkan waktu luang dengan bersantai atau berlibur ke destinasi wisata, Kapolres Pohwuato AKBP H. Busroni, S.I.K., M.H. justru memilih cara berbeda untuk mengisi hari liburnya.
Didampingi sang istri, Hj. Khosy Busroni, perwira berpangkat dua melati itu terlihat sibuk mengumpulkan daun kelapa di sekitar halaman. Daun-daun itu kemudian diolah menjadi sapu lidi, sebuah aktivitas sederhana namun sarat makna yang mengingatkan pada masa kecilnya sebagai anak petani.
“Sebagai seorang anak petani dan hidup sederhana, sejak kecil saya sudah terbiasa melakukan hal-hal seperti ini. Bikin sapu lidi, lalu dijual kembali. Uangnya buat bantu orang tua, buat jajan sekolah,” ujar Busroni dengan nada hangat saat ditemui di sela-sela aktivitasnya pada Sabtu (28/6/2025).
Namun berbeda dengan masa kecilnya, sapu lidi yang dibuat kali ini tidak untuk dijual, melainkan digunakan secara langsung di rumah dinas dan lingkungan Polres Pohuwato.
“Hari libur saya usahakan untuk diisi dengan kegiatan positif. Saya dan istri bikin sapu lidi dari daun kelapa. Ini tidak untuk dijual, nanti untuk dipakai untuk bersih-bersih halaman Polres yang cukup luas,” ungkapnya.
Tindakan sederhana ini menjadi pesan kuat bahwa pengabdian, kedisiplinan, dan kerendahan hati bisa tercermin bukan hanya dari jabatan, tetapi juga dari cara seseorang mengisi waktunya.










