WARTANESIA.ID – Beredar dimedia sosial sejumlah postingan terkait aksi damai para penambang yang digelar di wilayah Suwawa Timur, Kabupaten Bone Bolango, pada Jumat (30/10/2026) diwarnai dugaan penjarahan oleh sejumlah massa aksi.
Berdasarkan sejumlah video yang diposting, terlihat beberapa oknum massa aksi melakukan pengambilan barang milik perusahaan Gorontalo Mineral.
Kasi Humas Polres Bone Bolango, AKP Djon Nusi, mengonfirmasi adanya insiden penjarahan terjadi di gudang logistik milik PT Gorontalo Mineral yang berlokasi di Motomboto, Kecamatan Suwawa Timur. Peristiwa tersebut berlangsung di sela-sela aksi unjuk rasa pada Jumat, 30 Oktober 2026.
Dalam penjelasannya, AKP Djon Nusi menyatakan bahwa sekelompok orang memanfaatkan momen jeda istirahat untuk menunaikan ibadah Shalat Jumat guna memasuki gudang logistik dan mengambil sejumlah bahan makanan.
“Setelah selesai shalat Jumat, kami menerima informasi bahwa ada sekelompok orang yang berusaha mengambil barang dari gudang logistik. Mereka melewati gudang dan mengambil beberapa bahan makanan yang ada di dalamnya,” ungkap AKP Djon Nusi.
Ia juga menjelaskan bahwa tindakan penjarahan ini tidak diketahui oleh seluruh peserta aksi secara keseluruhan. Sebagian massa yang melintas untuk pulang ke lokasi masing-masing tidak menyadari adanya aksi pencurian tersebut.
“Sebagian dari mereka tidak tahu bahwa ada orang yang masuk ke dalam gudang dan mengambil barang,” tambahnya.
Diketahui, gudang tersebut menyimpan persediaan bahan makanan untuk mencukupi kebutuhan karyawan selama satu hingga dua minggu ke depan.
“Barang-barang yang diambil adalah persediaan makanan yang disimpan untuk karyawan,” jelas AKP Djon Nusi.
Menindaklanjuti insiden ini, Kapolres Bone Bolango bersama jajaran anggotanya saat ini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengusut tuntas keterlibatan para pelaku.










