WARTANESIA.ID – Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, menghadiri sekaligus menyampaikan orasi motivasi pada Upacara Wisuda Universitas Terbuka (UT) Kupang yang digelar di aula Gedung Wisuda Kota Kupang, Selasa (20/10/2026). Dalam kesempatan itu, ia mendorong para lulusan baru agar tidak hanya bergantung pada pencarian kerja formal, tetapi berani melangkah menjadi wirausahawan mandiri demi memperkuat perekonomian daerah.
Prosesi wisuda berlangsung khidmat dan megah, diwarnai kebahagiaan para wisudawan bersama keluarga. Ratusan lulusan mengenakan toga hitam dengan kolar kuning-ungu duduk berbaris rapi di atas karpet biru bermotif elegan di tengah ruangan, sementara layar videotron raksasa di panggung utama menampilkan jalannya prosesi secara interaktif.
Gubernur Melki Laka Lena tampil mengenakan seragam dinas harian (PDH) cokelat khaki, berdiri tegap di podium utama yang diapit bendera Merah Putih untuk menyampaikan orasi ilmiah dan pengarahannya. Usai berorasi, ia berfoto bersama rektorat UT, senat akademik, serta jajaran pimpinan Forkopimda NTT.
Dalam orasinya, Gubernur menegaskan bahwa gelar akademik yang diraih para wisudawan harus diwujudkan dalam bentuk kontribusi nyata bagi pembangunan Nusa Tenggara Timur. “Selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati Universitas Terbuka Kupang! Gelar yang kita raih harus menjadi bekal untuk berkarya dan membangun NTT. Bukan hanya membawa pulang ijazah, tetapi juga membawa semangat dan tanggung jawab untuk Ayo Bangun NTT!” tegas Gubernur Melki Laka Lena di podium wisuda.
Gubernur juga memaparkan skema konkret dukungan Pemerintah Provinsi NTT dalam memfasilitasi lulusan yang ingin merintis dunia usaha. Menurutnya, Pemprov NTT siap memfasilitasi pendampingan lintas sektor bagi para alumni melalui kolaborasi dengan UT Kupang, Bank NTT, jajaran bank Himbara, serta lembaga keuangan daerah.
Dengan dukungan tersebut, para alumni UT Kupang diharapkan tidak hanya siap memasuki pasar kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan usaha baru yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah.





