Latihan Pencak Silat Militer di Sekolah Rakyat SRT 19 Wajo Bentuk Karakter dan Disiplin Siswa

– Padepokan Ranting 12 Tiga Belas (SRT) 19 Wajo kembali menggelar latihan (PSM) bagi para siswanya. Sesi latihan yang berlangsung pada Selasa (20/10/2026) itu menitikberatkan pada pemantapan Gerakan Perorangan hingga Jurus PSM 1, yang menjadi syarat kelengkapan materi sabuk kuning.

Kegiatan Pencak Silat Militer ini menjadi ekstrakurikuler tambahan di tengah program utama Sekolah Rakyat . Kesempatan tersebut dimanfaatkan para siswa untuk mengasah kemampuan di bidang seni bela diri.

banner 468x60

Pelatihan yang berada di bawah naungan langsung personel ini tidak sekadar mengajarkan teknik membela diri. Kegiatan ini juga menanamkan nilai kedisiplinan, kemandirian, dan rasa cinta tanah air. Kehadiran PSM diharapkan dapat terus berlanjut sebagai sarana penting dalam membentuk watak dan karakter unggul para siswa-siswi SRT 19 Wajo.

Pelatih Padepokan 12 SRT 19 Wajo yang juga personel , , mengaku sangat puas melihat perkembangan pesat anak-anak didiknya selama sesi latihan.

“Semangat para siswa sangat luar biasa. Mereka selalu serius dalam menerima setiap materi, sehingga pola latihan yang diterapkan secara bertahap, bertingkat, dan berlanjut dapat terlaksana dengan sangat baik,” ujar Serda Herman.

Ia menjelaskan, latihan rutin PSM di Ranting 12 SRT 19 Wajo dilaksanakan secara bergilir untuk jenjang SD, SMP, hingga SMA. Hal ini dilakukan mengingat jumlah siswa yang cukup banyak, sehingga pembagian jadwal per kelompok diatur sedemikian rupa agar waktu latihan berjalan efektif dan materi terserap maksimal.

Melalui kegiatan PSM di SRT 19 Wajo, terlihat antusiasme dan rasa ingin tahu yang tinggi dari para siswa. Walaupun sebelumnya sempat terputus sekolah akibat keterbatasan biaya dan faktor ekonomi, kini mereka memperoleh kesempatan belajar dan berprestasi kembali berkat fasilitas Sekolah Rakyat yang dihadirkan oleh pemerintah. Program ini menjadi bukti nyata komitmen negara dalam memutus rantai keterbelakangan pendidikan dan pembinaan karakter anak bangsa.

Baca berita kami lainnya di