Gubernur Melki Laka Lena Lepas Etape Pulau Timor Tour de EnTeTe 2026 dari TTU

– Perhelatan akbar olahraga sekaligus penjelajahan wilayah bertajuk Tour de EnTeTe Tahun 2026 kembali melanjutkan perjalanannya pada Kamis pagi, 5 November 2026. Gubernur , Emanuel Melkiades Laka Lena, hadir langsung untuk melepas keberangkatan para peserta Rute II bersama Bupati (TTU), Yosef Falentinus D. Kebo.

Titik start etape kali ini berpusat di Kantor Desa Oeprigi, Kabupaten TTU, dengan tujuan akhir di Kantor Camat Polen, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Kehadiran kedua kepala daerah tersebut menjadi magnet bagi ratusan warga yang sejak pagi memadati area sekitar lokasi pelepasan.

banner 468x60

Halaman Kantor Desa Oeprigi berubah menjadi lautan manusia. Pelajar berseragam sekolah, masyarakat umum, hingga sejumlah pejabat daerah berkerumun di bawah terik matahari pagi, memanfaatkan naungan pepohonan rindang yang tumbuh di sekitar kantor desa. Antusiasme warga terlihat jelas sejak prosesi pelepasan dimulai.

Sebuah gerbang start bernuansa kuning berstandar realme berdiri kokoh di jalur lintasan. Bendera start bermotif kotak-kotak hitam-putih tampak siap dipegang oleh para pemimpin daerah yang akan melepas para peserta. Gubernur hadir dengan kaus olahraga kontingen yang dipadukan selendang tenun tradisional di bahunya.

Dalam kesempatan itu, Gubernur tampak tersenyum lebar menyapa warga, berinteraksi dengan para peserta, dan meninjau stan produk lokal berupa kudapan kemasan dari pelaku UMKM setempat. Suasana bertambah semarak ketika para tokoh masyarakat turut mendampingi penyerahan bantuan pompa air secara simbolis kepada kelompok tani setempat di bawah tenda terpal.

Setelah bendera start dikibarkan, Gubernur bersama Bupati Falentinus dan rombongan berjalan kaki bersama para peserta menelusuri jalanan aspal pedesaan yang dikelilingi lanskap pepohonan hijau. Momen kebersamaan itu menjadi bagian tak terpisahkan dari rangkaian etape kali ini.

Dalam keterangannya, Gubernur Melki Laka Lena menekankan bahwa kegiatan penjelajahan ini memiliki makna yang jauh melampaui sekadar aktivitas fisik atau perjalanan lintas wilayah administratif semata. Menurutnya, ajang ini dimanfaatkan sebagai sarana strategis untuk menyerap aspirasi warga secara langsung sekaligus merajut kerukunan di tengah masyarakat.

“Kegiatan ini memiliki makna yang jauh melampaui sekadar aktivitas fisik atau perjalanan lintas wilayah administratif semata,” ujar Gubernur Melki Laka Lena. Ia menambahkan bahwa Tour de EnTeTe dijadikan sarana strategis untuk menyerap aspirasi warga secara langsung sekaligus merajut kerukunan.

Rangkaian Etape Pulau Timor terus berlanjut dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat di setiap titik yang disinggahi. Kehadiran para pemimpin daerah di tengah warga menjadi penanda bahwa agenda olahraga dan penjelajahan ini turut mengangkat potensi lokal, mulai dari produk UMKM hingga kelompok tani di daerah yang dilalui peserta.

Baca berita kami lainnya di