WARTANESIA – Tatiye.net kembali membuat sebuah terobosan besar dalam pengembangan aplikasi Android dan OS bernama Framework NexaUI yang sebelumnya telah dipublikan. Kini, perusahaan IT gagasan anak muda Pohuwato ini meluncurkan aplikasi NexaUI Application, sebuah platform revolusioner yang memungkinkan developer membangun aplikasi CRUD secara cepat, dinamis, dan tanpa perlu menulis kode berulang.
Direktur Tatiye.net, Abdul Maskur Saleh mengatakan, NexaUI Application merupakan aplikasi yang mengusung konsep Configuration-Driven Development, NexaUI menghadirkan generasi baru aplikasi yang bisa dibangun hanya dengan konfigurasi JSON.
“Aplikasi ini dirancang untuk mempercepat digitalisasi, meningkatkan efisiensi kerja, serta memberikan pengalaman pengguna yang optimal berkat arsitektur Offline-First, sistem caching pintar, hingga wizard form yang mempermudah input data,” ungkap Maskur, Senin (17/11/2025).
Berikut detail NexaUI Application :
Solusi Baru untuk Pengembangan Aplikasi Modern
Offline-First Architecture
– Data tampil instan berkat caching NexaDBLite
– Sinkronisasi otomatis ketika kembali online
– Queue system untuk penyimpanan data saat offline
Zero Boilerplate Development
– Semua UI (form & tabel) digenerate otomatis
– Developer cukup membuat konfigurasi JSON
Smart Dynamic Form
– Wizard mode otomatis untuk form panjang
– Auto-save draft setiap 2 detik
– Offline submission + auto-retry
Powerful Data Management
– Server-side pagination
– Multi-field search
– Territory filtering Kecamatan/Desa
– Access control berbasis role
Komponen Cerdas & Lengkap
– Flag field (Kabupaten → Kecamatan → Desa)
– Autocomplete search
– Upload file + image preview
– Dynamic columns & fields
Ditujukan Untuk
– Pemerintah daerah (e-Government)
– Perusahaan yang membutuhkan sistem data dinamis
– Startup
– Developer React Native
– Tim IT yang ingin mempercepat digitalisasi internal
NexaUI saat ini tersedia untuk integrasi pada aplikasi berbasis React Native, dan dirancang ringan, cepat, serta mudah diadaptasi untuk berbagai sektor.
“NexaUI Application, kami bangun agar developer dapat fokus pada logika bisnis tanpa harus repot membuat interface dari awal. Dengan arsitektur offline-first, aplikasi tetap berjalan meski tanpa internet, dan ini sangat relevan untuk wilayah-wilayah yang belum memiliki jaringan stabil,” pungkas Maskur.










