WARTANESIA.ID – Tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Marisa melakukan penggeledahan di Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pohuwato, Jumat (19/06/2026).
Langkah tersebut merupakan bagian dari penyelidikan dugaan penyimpangan dalam pengelolaan anggaran operasional dinas yang berpotensi mengarah pada tindak pidana korupsi.
Sejak pagi, tim penyidik terlihat melakukan pemeriksaan di sejumlah ruangan kantor DLH Pohuwato. Penggeledahan dilakukan untuk mencari dan mengumpulkan dokumen, serta barang bukti yang dianggap memiliki keterkaitan dengan perkara yang sedang ditangani.
Dalam proses tersebut, penyidik turut mengamankan sejumlah perangkat kantor, termasuk sebuah printer yang berada di salah satu ruangan kerja. Barang-barang yang disita kemudian dibawa untuk diperiksa lebih lanjut sebagai bagian dari upaya melengkapi alat bukti dalam penyelidikan.
Penggeledahan ini menjadi langkah lanjutan, setelah Kejari Marisa melakukan pendalaman terhadap dugaan penyimpangan penggunaan anggaran operasional di lingkungan DLH Pohuwato. Penyidik kini fokus menelusuri berbagai dokumen dan data yang diperoleh guna mengungkap sejauh mana dugaan pelanggaran tersebut terjadi.
Sumber di lokasi menyebutkan, proses penggeledahan berlangsung dengan pengamanan yang ketat. Sejumlah pegawai tampak berada di kantor saat tim kejaksaan melakukan pemeriksaan dan pendataan barang yang dianggap relevan dengan penyelidikan.
Hingga berita ini diturunkan, Kejari Marisa belum memberikan keterangan resmi terkait hasil sementara penggeledahan maupun pihak-pihak yang berpotensi dimintai pertanggungjawaban hukum. Namun, penyidik memastikan proses penyelidikan masih terus berjalan dan akan dilakukan secara profesional sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Melalui pengumpulan dokumen dan barang bukti tersebut, Kejari Marisa dapat memperoleh petunjuk yang lebih kuat, untuk memastikan ada atau tidaknya unsur tindak pidana korupsi dalam pengelolaan anggaran operasional Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pohuwato.
Masyarakat kini menunggu hasil penyelidikan yang tengah dilakukan aparat penegak hukum untuk mengungkap fakta di balik dugaan penyimpangan tersebut.











