Bawa 242 Penumpang, Air India Jatuh usai Tabrak Bangunan Asrama Dokter

WARTANESIA – Sebuah pesawat Air India yang membawa 242 orang penumpang dalam penerbangan dari Ahmedabad menuju London mengalami kecelakaan tragis pada Kamis (12/6/2025), setelah menabrak sebuah bangunan asrama dokter tak lama setelah lepas landas.

Insiden tersebut terjadi di luar area Bandara Internasional Sardar Vallabhbhai Patel, Ahmedabad, hanya beberapa detik setelah pesawat mengudara dari landasan pacu 23 pada pukul 13.39 waktu setempat.

banner 468x60

Menurut data dari situs pelacakan Flightradar, sinyal terakhir pesawat diterima saat berada di ketinggian 625 kaki, di mana ketinggian bandara sendiri sekitar 200 kaki.

Pesawat jenis Boeing 787-8 Dreamliner tersebut sempat mengirim sinyal darurat ‘Mayday’ ke menara kontrol sebelum akhirnya hilang dari radar.

Cuaca saat kejadian dilaporkan dalam kondisi stabil, tanpa adanya gangguan signifikan seperti badai atau turbulensi. Jarak pandang mencapai enam kilometer dengan angin permukaan yang relatif ringan.

Menurut laporan dari The Guardian, tim penyelamat telah mengevakuasi sedikitnya 30 jenazah dari bangunan yang tertabrak. Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi mengenai jumlah korban jiwa dari dalam pesawat.

Tim penyelamat menyatakan bahwa masih banyak orang yang diduga terjebak di dalam puing-puing bangunan.

Kepolisian India menyebut bahwa pesawat menabrak asrama dokter beberapa saat setelah lepas landas dari bandara.

Belum diketahui penyebab pasti dari kecelakaan tersebut, dan investigasi lebih lanjut masih berlangsung.

Air India mengonfirmasi bahwa pesawat mengangkut total 242 orang, termasuk dua pilot dan sepuluh awak kabin. Rincian kewarganegaraan penumpang mencakup 169 warga negara India, 53 warga Inggris, tujuh warga Portugal, dan satu warga Kanada.

Pakar keselamatan penerbangan Marco Chan kepada BBC menyatakan bahwa berdasarkan data cuaca, tidak ditemukan faktor cuaca ekstrem yang berpotensi menjadi penyebab utama kecelakaan.

“Ini menyoroti perlunya penyelidikan teknis lebih lanjut terkait sistem dan prosedur lepas landas pesawat,” ujarnya.

Hingga kini, otoritas penerbangan India bersama tim penyelamat masih melakukan pencarian dan evakuasi di lokasi kejadian. (Wn)