Anggota MPR RI Hi. Syarif Mbuinga Gelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Desa Bulili

WARTANESIA – Anggota MPR RI, Hi. Syarif Mbuinga, melaksanakan kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan pada Selasa (10/2/2026), pukul 07.00 hingga 12.00 Wita, bertempat di Desa Bulili, Kecamatan Duhiadaa, Kabupaten Pohuwato.

Kegiatan tersebut merupakan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang meliputi Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

banner 468x60

Sosialisasi ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai kebangsaan serta meneguhkan komitmen dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh anggota MPR RI Hi. Syarif Mbuinga dan dihadiri oleh aparat Desa Bulili, tokoh masyarakat, serta masyarakat Desa Bulili dan desa-desa sekitar Kecamatan Duhiadaa.

Sosialisasi berlangsung pada Selasa, 10 Februari 2026, mulai pukul 07.00 hingga 12.00 Wita.

Acara digelar di Desa Bulili, Kecamatan Duhiadaa, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo, dengan suasana yang tertib dan penuh semangat kebersamaan.

Dalam pemaparannya, Hi. Syarif Mbuinga menegaskan bahwa penguatan Empat Pilar Kebangsaan menjadi sangat penting di tengah tantangan globalisasi, perkembangan teknologi informasi, serta dinamika sosial yang berpotensi memecah belah persatuan.

Menurutnya, pemahaman yang utuh terhadap nilai-nilai Pancasila dan konstitusi merupakan fondasi utama dalam menjaga keutuhan NKRI hingga ke tingkat desa.

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui penyampaian materi, dialog terbuka, serta sesi tanya jawab.

Para peserta tampak antusias mengikuti jalannya acara. Hal ini terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan, terutama terkait implementasi nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan bermasyarakat dan tata kelola pemerintahan desa.

Sejak pagi hari, peserta telah memadati lokasi kegiatan. Aparat desa dan masyarakat menunjukkan semangat tinggi dengan menyimak setiap materi yang disampaikan.

Beberapa tokoh masyarakat bahkan menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut karena dinilai mampu memperkuat wawasan kebangsaan di tingkat akar rumput.

Kegiatan ditutup dengan ajakan bersama untuk terus menjaga persatuan, memperkuat toleransi, serta mengamalkan nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari demi terwujudnya masyarakat yang harmonis dan berdaya saing.