WARTANESIA – Perkembangan destinasi wisata tidak lepas dari pengelolaan manajemen yang baik, baik oleh pihak swasta maupun pemerintah, mulai dari daya tarik hingga fasilitas yang disediakan bagi pengunjung.
Namun, kondisi berbeda justru terlihat di Pantai Pohon Cinta, yang berada di Marisa, Kabupaten Pohuwato. Destinasi yang menjadi ikon daerah ini dinilai belum dikelola secara optimal meski ramai dikunjungi masyarakat, khususnya pada akhir pekan.
Pantai Pohon Cinta kini menjadi salah satu tujuan favorit warga lokal hingga luar daerah untuk berlibur. Aktivitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) juga tumbuh pesat di kawasan tersebut, terutama pada malam hari.
Meski demikian, sejumlah pengunjung menilai kondisi kawasan wisata itu masih terkesan semrawut dan kurang tertata. Penataan ruang yang dinilai belum maksimal serta minimnya fasilitas pendukung menjadi sorotan.
“Sudah banyak pelaku UMKM di sini. Setiap malam, apalagi akhir pekan, ramai dikunjungi warga. Sayangnya, pemerintah belum menyiapkan fasilitas seperti MCK. Kami pengunjung mau buang air kecil dan besar susah di sini,” ujar Ismail, salah satu pengunjung, saat ditemui di kawasan Pantai Pohon Cinta, Jumat (1/5/2026).
Ia menilai, potensi besar yang dimiliki kawasan tersebut belum diimbangi dengan pengelolaan yang profesional oleh pihak terkait, dalam hal ini Dinas Pariwisata Kabupaten Pohuwato.
“Kalau dilihat sebenarnya sudah bagus, hanya saja terkesan tidak ditata dengan baik. Padahal kalau dikelola maksimal, ini bisa menjadi sumber PAD dan destinasi wisata unggulan,” tambahnya.
Selain itu, para pelaku UMKM juga mengaku tetap dibebankan biaya retribusi setiap bulan. Tarif yang dikenakan sebesar Rp7.500 per meter, sehingga dalam sebulan mereka harus membayar lebih dari Rp1 juta, tergantung luas lapak yang digunakan.
“Sebulan saya bayar lebih dari Rp1 juta, dihitung per meter. Tarifnya Rp7.500 per meter,” ungkap salah satu pelaku UMKM di kawasan tersebut.
Kondisi ini memunculkan harapan agar pemerintah daerah dapat lebih serius dalam melakukan penataan dan penyediaan fasilitas, sehingga potensi besar Pantai Pohon Cinta dapat dimaksimalkan secara berkelanjutan.













