WARTANESIA.ID – Wakapolda Kalimantan Timur Brigjen Pol. Rustam Mansur, S.I.K., M.M., memberikan motivasi dan arahan kepada peserta pelatihan di Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Balikpapan Baru pada Kamis (22/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari Program Polisi Peduli Pengangguran yang dijalankan kepolisian daerah setempat.
Dalam kunjungan itu, polda Kaltim" rel="tag" class="auto-tag-link">Wakapolda Kaltim didampingi Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol. Dr. Tedy Sopandi, S.I.K., M.Si. Keduanya berinteraksi langsung dengan para peserta, berdialog, dan memberikan semangat agar peserta terus meningkatkan kemampuan serta mempersiapkan diri memasuki dunia kerja.
Kehadiran Wakapolda Kaltim disebut sebagai implementasi program Polisi Peduli Pengangguran. Melalui program itu, Polri berupaya hadir lebih dekat di tengah masyarakat, tidak hanya menjalankan program pimpinan, tetapi juga mengambil peran nyata dalam membantu mengatasi persoalan sosial, khususnya pengangguran.
Dalam arahannya, Wakapolda Kaltim menekankan pentingnya kerja sama berbagai pihak untuk menekan angka pengangguran. “Upaya mengurangi angka pengangguran membutuhkan sinergi antara lembaga pelatihan, dunia usaha, dan berbagai pihak terkait,” ujar Brigjen Pol. Rustam Mansur.
Ia juga berharap keterampilan yang diperoleh peserta selama pelatihan dapat menjadi modal untuk mencari kerja maupun membuka usaha sendiri. “Keterampilan yang diperoleh selama pelatihan diharapkan dapat menjadi bekal bagi peserta untuk memperoleh pekerjaan maupun mengembangkan peluang usaha secara mandiri,” ujarnya.
Sebagai langkah konkret, Polda Kaltim berencana mengundang para pengguna tenaga kerja atau user untuk berkoordinasi mengenai kebutuhan dan ketersediaan lapangan pekerjaan. Koordinasi itu diharapkan membuka akses informasi kerja yang lebih luas bagi peserta pelatihan LPK dan memberi peluang penyaluran sesuai kompetensi masing-masing.
Upaya tersebut diarahkan untuk mempertemukan keterampilan para pencari kerja dengan kebutuhan tenaga kerja di dunia usaha dan industri. Dengan begitu, pelatihan yang diikuti masyarakat tidak berhenti pada peningkatan kemampuan, tetapi dapat berlanjut pada kesempatan kerja yang nyata.
Melalui program Polisi Peduli Pengangguran, Polda Kaltim menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kepedulian sosial dan membangun kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan guna mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kalimantan Timur.














