WARTANESIA — Sorak sorai ribuan penonton menggema di alun-alun Pantai Pohon Cinta, Kabupaten Pohuwato, Sabtu malam (12/7/2025). Kejuaraan Provinsi (Kejuprov) Panua Pride MMA Ketua DPRD Pohuwato Championship 2025 resmi dibuka, memantik antusiasme luar biasa dari masyarakat yang sejak sore telah memadati arena pertandingan.
Pertandingan bergengsi ini dimulai tepat pukul 18.30 WITA, dan disajikan secara terbuka tanpa dipungut tiket masuk.
Berdasarkan pantauan media ini, lebih dari seribu penonton tampak memadati lokasi arena. Bahkan, mereka sudah hadir sejak pukul 17.00 WITA. Hal ini menandakan besarnya minat masyarakat terhadap olahraga bela diri campuran atau Mixed Martial Arts (MMA) ini.
Untuk diketahui, sebanyak 42 petarung terbaik dari seluruh penjuru Provinsi Gorontalo siap menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam kejuaraan yang berlangsung selama dua hari, Sabtu dan Minggu, 12–13 Juli 2025.
Pertandingan ini berlangsung di pelataran terbuka Pantai Pohon Cinta, ikon wisata Kecamatan Marisa, yang berubah menjadi arena pertarungan spektakuler.
Kejuaraan ini tidak hanya menjadi hiburan olahraga, tetapi juga bagian dari perayaan Hari Bhayangkara ke-79, dengan suasana penuh semangat dan sportivitas.
Ketua Panitia Pelaksana, Alamin Uduala, menyebut bahwa hari pertama pertandingan mempersembahkan 16 laga pembuka dari total 32 laga yang dijadwalkan.
“Kelas pembuka mencakup Youth 30 Kg, Junior Putri 40 Kg, dan Senior Putri 60 Kg. Kami yakin, setiap laga akan menyajikan adrenalin tinggi dan aksi-aksi yang memukau penonton,” ujar Amin.
Berikut adalah 16 kelas yang dipertandingkan dalam Kejuprov Panua Pride MMA 2025:
• Youth Kelas 30 Kg
• Junior Putri 40 Kg
• Senior Putri 80 Kg
• Standing Fight Junior 52 Kg
• Standing Fight Junior 61 Kg
• Senior Standing Fight 52 Kg
• Senior Standing Fight 56 Kg
• Senior Standing Fight 61 Kg
• Senior Standing Fight 65 Kg
• Senior Standing Fight 70 Kg
• Senior Standing Fight 77 Kg
• Senior Standing Fight 80 Kg
• MMA Senior 52 Kg
• MMA Senior 61 Kg
• MMA Senior 70 Kg
• MMA Senior 76 Kg
Sementara itu, Ketua DPRD Pohuwato sekaligus penggagas kejuaraan, Beni Nento, menekankan bahwa ajang ini bukan sekadar kompetisi, namun merupakan wadah pembinaan minat dan bakat masyarakat, khususnya generasi muda, di bidang olahraga bela diri.
“Kegiatan ini lahir dari kerja sama dengan pihak kepolisian sebagai bagian dari perayaan Hari Bhayangkara ke-79. Harapannya, dari sini akan lahir atlet-atlet MMA yang mampu menorehkan prestasi tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga nasional dan internasional,” ujar Beni.
Acara yang dibuka langsung oleh Wakil Bupati Pohuwato Iwan S. Adam ini turut dihadiri Kapolres Pohuwato AKBP Busroni, Dandim 1313 Pohuwato Letkol Inf Madiyan Surya, Kajari Pohuwato Dr. Arjuna Meghanada Wiritanaya, Sekretaris KONI Provinsi Gorontalo Adhi Pala, Ketua KONI Pohuwato Mohamad Afif, serta jajaran pejabat penting daerah lainnya.
Panua Pride MMA Championship 2025 tak hanya menampilkan pertarungan fisik, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan olahraga daerah dan semangat kebersamaan masyarakat Pohuwato dalam menyambut masa depan olahraga bela diri yang lebih gemilang.












