WARTANESIA – Warga Desa Lito, Kecamatan Paguyaman Pantai, Kabupaten Boalemo, digegerkan dengan penemuan jasad seorang siswi kelas VI sekolah dasar di tepi laut yang sepi dari aktivitas masyarakat, Minggu (15/02/2026) sore.
Korban diketahui bernama Deis Ilato, pelajar yang berdomisili di Desa Lito. Jasadnya ditemukan warga sekitar pukul 17.30 Wita di kawasan pesisir yang jarang dilalui masyarakat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban sebelumnya dilaporkan hilang sejak Sabtu malam. Deis diketahui pergi untuk melihat pesta yang digelar di desa tersebut. Namun hingga larut malam, ia tidak kembali ke rumah tempatnya tinggal bersama keluarga.
Diketahui, kedua orang tua korban berada di Limboto, sehingga selama ini Deis tinggal bersama keluarga dekatnya di Desa Lito. Saat korban tak kunjung pulang, pihak keluarga sempat melakukan pencarian. Pencarian tersebut berujung duka setelah jasad korban ditemukan keesokan harinya oleh warga.
Peristiwa tragis ini sontak membuat masyarakat setempat terpukul dan berduka. Aparat kepolisian yang menerima laporan segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memasang garis polisi di sekitar area penemuan.
Kapolsek Paguyaman Pantai, Iptu Hamid Kadir Alamri, mengatakan jasad korban pertama kali ditemukan oleh warga yang tengah melintas di sekitar lokasi.
“Mayat ditemukan warga sekitar pukul 17.30 Wita di tepi laut yang relatif sepi dari aktivitas masyarakat,” ujar Iptu Hamid.
Ia menegaskan bahwa pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif guna mengungkap penyebab pasti kematian korban.
“Kami masih mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi yang mengetahui aktivitas korban sebelum ditemukan meninggal dunia,” tegasnya.
Untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut, jasad korban akan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara guna menjalani proses autopsi. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan penyebab kematian serta mengungkap ada tidaknya unsur tindak pidana.
“Autopsi dilakukan untuk membantu proses penyelidikan. Jika memang ada unsur pidana, pelaku dapat segera ditemukan,” tutupnya.
Hingga berita ini diterbitkan, aparat kepolisian masih terus mengumpulkan bukti dan meminta keterangan sejumlah saksi.
Polisi juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan korban sebelum kejadian agar segera melapor guna membantu proses pengungkapan kasus tersebut.




