RS Bumi Panua Pohuwato Gandeng RSCM dan RSHS Terkait Layanan Penyakit Ginjal

WARTANESIA.ID – Pemerintah Kabupaten Pohuwato resmi memperkuat layanan kesehatan spesialistik dengan menjalin kerja sama bersama Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta dan RSUP Dr. Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, melalui penandatanganan Kesepakatan Bersama serta Perjanjian Kerja Sama Jejaring Pengampuan Layanan Uronefrologi, berlangsung di Aula RSUD Bumi Panua Pohuwato, Jumat (31/07/2026).

Kerja sama tersebut menjadi langkah strategis untuk meningkatkan pelayanan penyakit ginjal dan saluran kemih (uronefrologi), sekaligus mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap layanan rujukan ke luar daerah.

Selain itu, ditandatangani pula Perjanjian Kerja Sama antara RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung dan RSUD Bumi Panua Pohuwato yang mencakup pengembangan layanan rujukan, peningkatan sumber daya manusia (SDM), serta penelitian di bidang kesehatan.

Melalui kolaborasi ini, Pemerintah Kabupaten Pohuwato optimistis kualitas pelayanan penyakit ginjal dan saluran kemih akan semakin meningkat, sekaligus memperkuat kapasitas tenaga medis dan fasilitas RSUD Bumi Panua agar masyarakat dapat memperoleh layanan spesialistik tanpa harus dirujuk ke luar daerah.

Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, mengatakan kerja sama tersebut merupakan komitmen nyata pemerintah daerah dalam menghadirkan layanan kesehatan yang lebih mudah dijangkau dan berkualitas bagi masyarakat.

“Hari ini bukan sekadar penandatanganan dokumen, tetapi menjadi awal transformasi layanan kesehatan di Pohuwato. Masyarakat berhak mendapatkan pelayanan yang cepat, dekat, dan sesuai standar nasional tanpa harus terbebani biaya maupun jarak,” ujar Saipul.

Menurut Saipul, kasus penyakit ginjal dan saluran kemih terus mengalami peningkatan setiap tahun. Selama ini banyak pasien harus dirujuk ke luar daerah untuk menjalani hemodialisis maupun tindakan bedah urologi, sehingga menambah beban ekonomi dan psikologis bagi pasien beserta keluarganya.

“Semoga pelayanan spesialistik dapat dilakukan secara bertahap di RSUD Bumi Panua, sekaligus meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan melalui pendampingan, transfer ilmu pengetahuan, pengembangan teknologi medis, hingga penguatan tata kelola rumah sakit,” tutur Saipul

Sementara itu, Pelaksana Tugas Direktur RSUD Bumi Panua, dr. Dian Ikagustina Tambunan, Sp.A., menjelaskan RSUD Bumi Panua saat ini memiliki 408 tenaga kesehatan, termasuk 22 dokter spesialis, dan terus mengembangkan layanan unggulan di bidang uronefrologi serta jantung.

“Kabupaten Pohuwato yang memiliki sekitar 161 ribu penduduk juga telah didukung cakupan Universal Health Coverage (UHC), sehingga akses pembiayaan pelayanan kesehatan masyarakat semakin terbuka melalui BPJS Kesehatan,” tutup dr Dian