WARTANESIA – Fakta menarik diungkap Presiden Prabowo Subianto. Di balik jabatan tertinggi di negeri ini, ternyata tersimpan beban kerja yang tak banyak diketahui publik.
Dalam arahannya kepada jajaran Kabinet Merah Putih, eselon I kementerian/lembaga, hingga pimpinan BUMN di Istana Negara, Rabu (8/4/2026), Prabowo secara blak-blakan menyebut bahwa menjadi presiden bukanlah pekerjaan yang “enak” seperti yang sering dibayangkan.
“Jadi berdiri di sini, saudara-saudara, jangan anggap ini pekerjaan yang enak. Yang mau jadi presiden, selamat,” tegas Prabowo.
Ucapan tersebut bukan sekadar gurauan. Ia bahkan mengaku, sejak menjabat sebagai orang nomor satu di Indonesia, dirinya nyaris tak pernah merasakan hari libur.
“Benar, benar, aku sudah terlanjur. Jadi aku harus kerja keras sekarang ini. Nggak ada libur saya,” ungkapnya .
Tak hanya itu, Prabowo juga membantah anggapan publik yang menilai dirinya kerap “jalan-jalan” ke luar negeri. Ia menegaskan, setiap kunjungan luar negeri yang dilakukan memiliki misi penting bagi kepentingan nasional.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam mengamankan kebutuhan vital negara, termasuk sektor energi.
“Dibilang Prabowo jalan-jalan ke luar negeri. Untuk amankan minyak, ya gue harus ke mana-ke mana. Kita ke Jepang kemarin. Nih saya berangkat lagi ke sebuah negara,” jelasnya.
Pernyataan ini menjadi gambaran nyata bahwa di balik sorotan publik dan protokoler kenegaraan, jabatan presiden menyimpan tanggung jawab besar yang menuntut kerja tanpa henti, bahkan tanpa jeda libur.









