Peristiwa Berdarah di Dengilo, 3 Orang Luka Serius Akibat Senjata Tajam

WARTANESIA – Insiden kekerasan menggunakan senjata tajam kembali terjadi di Kabupaten Pohuwato. Kali ini, kejadian berdarah ini disebut terjadi di Desa Popaya, Kecamatan Dengilo pada Senin sore (14/7/2025), sekitar pukul 15.00 Wita. Dari peristiwa ini, tiga orang mengalami luka serius akibat serangan senjata tajam.

Informasi awal yang diterima menyebutkan, insiden bermula saat seorang warga asal Dengilo berinisial AM menjadi korban penusukan. Ia diduga diserang oleh empat pria berinisial RW, FW, RL (ketiganya asal Manado), serta AM (asal Bone Pantai) di salah satu tempat penjual minuman keras.

banner 468x60

“Setelah melakukan aksi penusukan, keempat pelaku melarikan diri dengan sepeda motor. Namun dalam pengejaran oleh sejumlah warga, dua dari mereka terjatuh. RW dan FW langsung menjadi sasaran amuk sejumlah orang dan dikeroyok dengan senjata tajam jenis parang,” ungkap seorang sumber anonim kepada wartanesia.id.

Warga yang berada di lokasi tak mampu berbuat banyak untuk menghentikan aksi brutal tersebut. Kedua korban mengalami luka parah di sekujur tubuh dan langsung dilarikan ke Puskesmas Paguat untuk mendapatkan penanganan medis.

Sementara, dua pelaku lainnya, RL dan AM, berhasil menyelamatkan diri dan menyerahkan diri ke Mapolsek Paguat untuk menghindari amukan massa.

Menanggapi insiden ini, pihak Kepolisian Resor Pohuwato melalui Humas, Bripka Dersi Akim menyatakan bahwa, para terduga pelaku telah diamankan.

“Informasi sementara dari Bapak Kapolres, Alhamdulillah para tersangka sudah tertangkap. Mohon teman-teman bisa bersabar menunggu perkembangan lebih lanjut,” ujar Dersi dalam pesan singkat yang diterima redaksi.

Meski demikian, hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait jumlah pasti tersangka maupun kronologi lengkap peristiwa berdarah tersebut.