WARTANESIA – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Pohuwato menggelar kegiatan “Diskusi Perempuan Pohuwato” dalam rangka memperingati Hari Kartini, yang berlangsung di Aula Dinas Perpustakaan Kabupaten Pohuwato.
Kegiatan ini menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan peran perempuan di tengah dinamika sosial dan perkembangan zaman yang kian pesat.
Acara dibuka dengan sambutan hangat dari IMMawati Yuyun G. Bula. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya pemberdayaan perempuan, terutama di tengah realitas terbatasnya lapangan kerja bagi perempuan di daerah.
Ia mengajak seluruh peserta untuk tidak hanya menunggu peluang, tetapi juga aktif menciptakan ruang-ruang produktif yang mampu meningkatkan kapasitas diri.
“Perempuan hari ini harus mampu beradaptasi dan berdaya. Tantangan memang besar, tapi bukan berarti kita tidak bisa mengambil peran strategis,” ujarnya.
Diskusi ini menghadirkan sejumlah pemateri, di antaranya Ketua IMM Pohuwato IMMawati Yulan G. Bula, SE., Senior IMM Pohuwato IMMawati Dewi Muthia Kadullah, S.Pd., serta Ketua KOPRI PC PMII Pohuwato Sahabati Ainun Katinusa.
Para pemateri mengulas berbagai isu, mulai dari pentingnya perempuan tampil percaya diri dalam berbagai ruang publik, memiliki kecerdasan dalam bernegosiasi baik di dunia kerja maupun kehidupan sosial, serta kemampuan membangun personal branding yang kuat di tengah perkembangan digital.
Ketiga aspek ini dinilai menjadi bekal penting agar perempuan mampu bersaing dan tetap relevan di era modern.
Dalam sesi diskusi, para peserta juga diajak untuk memahami peran teknologi dalam kehidupan perempuan masa kini.
Selain itu, diskusi juga menyoroti kesetaraan gender, tantangan perempuan di dunia kerja, hingga pentingnya solidaritas antarperempuan dalam membangun kekuatan kolektif.
Pemanfaatan teknologi dinilai menjadi kunci penting dalam membuka peluang baru, baik di sektor ekonomi, pendidikan, maupun sosial.
Kegiatan ditutup dengan seruan bersama untuk menggunakan teknologi secara bijak, menolak segala bentuk eksploitasi terhadap perempuan, serta mendorong perubahan mindset perempuan Pohuwato agar lebih progresif dan adaptif di tengah perkembangan industri yang semakin cepat.
Melalui kegiatan ini, IMM Pohuwato dan PMII Pohuwato berharap lahirnya kesadaran kolektif bahwa perempuan memiliki posisi strategis dalam pembangunan daerah, sekaligus mampu menjadi agen perubahan di era modern.











