WARTANESIA.ID – Kabar duka mengenai meninggalnya musisi asal Gorontalo, Bona Paputungan, beredar pada Sabtu (31/10/2026).
Bona dikenal luas lewat lagu Andai Aku Gayus Tambunan yang sempat menjadi fenomena nasional pada 2011.
Informasi mengenai kabar meninggalnya Bona menyebar melalui sejumlah ucapan belasungkawa dari rekan-rekannya sesama musisi di Gorontalo.
Ia dikabarkan meninggal dunia sekitar pukul 10.00 WIB di kediamannya di kawasan Sunter, Jakarta Utara.
Nama Bona Paputungan mulai dikenal luas setelah lagu ciptaannya, Andai Aku Gayus Tambunan, viral pada Januari 2011.
Lagu tersebut berisi kritik terhadap ketimpangan penegakan hukum di Indonesia, terutama setelah mencuatnya kasus mafia pajak yang melibatkan mantan pegawai Direktorat Jenderal Pajak, Gayus Tambunan.
Melalui lagu itu, Bona menggambarkan perbedaan perlakuan hukum terhadap masyarakat kecil dan orang-orang yang memiliki kekuasaan serta uang.
Karya tersebut memiliki latar belakang pengalaman pribadi Bona yang pernah menjalani masa hukuman di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Gorontalo.
Diketahui, Bone sempat menjalani masa tahanan sejak 11 Maret 2010 dan bebas pada 5 Januari 2011.
Pengalaman selama berada di balik jeruji besi menjadi salah satu latar belakang penciptaan lagu tersebut.
Video klip Andai Aku Gayus Tambunan pertama kali diunggah ke YouTube pada 14 Januari 2011.
Bona tampil mengenakan rambut palsu dan kacamata yang menyerupai penampilan Gayus Tambunan.














