Penanaman Mangrove Balikpapan Digelar Ditpolairud Polda Kaltim Bersama PNM dan DLH

– Upaya menjaga kelestarian kawasan pesisir kembali dilakukan melalui kerja sama lintas sektor. digelar oleh bersama PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Balikpapan dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Balikpapan di kawasan Mangrove Ditpolairud Polda Kaltim pada Sabtu (24/10/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program yang menjadi wujud kepedulian bersama terhadap keberlangsungan ekosistem pesisir, sekaligus langkah nyata mendukung rehabilitasi kawasan mangrove di wilayah tersebut.

banner 468x60

Penanaman ditandai dengan penanaman simbolis sebanyak 75 bibit mangrove yang melibatkan personel Ditpolairud Polda Kaltim, yakni Aipda Taufik Ismail dan Bripka Purwanto. Aksi penghijauan itu juga dihadiri Kepala PNM Cabang Balikpapan, Kabid , perwakilan Kelurahan Muara Rapak, Proklim Muara Rapak, komunitas Green Generation SMA Negeri 5 Balikpapan, serta perwakilan mahasiswa STT Migas Balikpapan.

Keterlibatan sejumlah unsur tersebut menunjukkan betapa pentingnya kerja sama antara kepolisian, pemerintah daerah, sektor usaha, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian alam. Lewat sinergi itu, upaya perlindungan lingkungan diharapkan dapat berjalan berkelanjutan dan memberi manfaat bagi warga di sekitar kawasan pesisir.

Program PNM Green Impact tidak berhenti pada kegiatan kali ini. Rencananya, program tersebut berlanjut melalui penanaman 3.000 bibit mangrove di kawasan , Balikpapan Barat. Rencana itu menjadi bagian dari upaya memperluas penghijauan pesisir sekaligus mendukung pemulihan ekosistem mangrove di Kota Balikpapan.

Keberadaan mangrove memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan pesisir, membantu menekan risiko abrasi, serta menyediakan habitat bagi berbagai jenis biota. Karena itu, penanaman dan pemeliharaan mangrove menjadi langkah strategis untuk mempertahankan fungsi ekologis kawasan pesisir.

Melalui kegiatan ini, Ditpolairud Polda Kaltim terus mendorong keterlibatan berbagai pihak dalam menjaga lingkungan, tidak hanya lewat penanaman, tetapi juga dengan meningkatkan kepedulian terhadap pemeliharaan ekosistem secara berkelanjutan.

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, agar turut berperan aktif menjaga kelestarian lingkungan pesisir demi mempertahankan keseimbangan ekosistem dan mewariskan lingkungan yang lebih baik bagi generasi mendatang.

Baca berita kami lainnya di