WARTANESIA – Seorang penambang bernama Simin Airin (50) meninggal dunia akibat kecelakaan kerja di lokasi Dam, Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato, Minggu malam (26/4/2026).
Kapolres Pohuwato AKBP Busroni melalui Humas Polres, Dersi Akim, mengungkapkan insiden nahas itu terjadi sekitar pukul 20.00 WITA.
Berdasarkan keterangan anak korban, Onang, saat itu korban baru tiba di kem miliknya dan mendapati lokasi dalam keadaan kosong.
Korban kemudian menuju talang miliknya untuk membersihkan saluran sepanjang kurang lebih 4 meter. Tidak lama berselang, 2 rekan korban melihat korban sudah berada di ujung talang dari jarak sekitar 5 meter.
“Ketika saksi mendekat, ia hanya menemukan senter milik korban di lokasi dengan ketinggian sekitar 7 meter,” ujar Dersi, Senin (27/4/2026).
Dua rekannya, Ipin dan Awin, kemudian melakukan pencarian dengan menyusuri jalur pembuangan air bercampur material tambang. Korban akhirnya ditemukan sekitar 100 meter dari lokasi awal dalam kondisi sudah meninggal dunia.
“Korban ditemukan dengan luka parah di bagian kepala,” tambahnya.
Polisi menduga korban terjatuh dari ketinggian sekitar 7 meter saat membersihkan talang, kemudian terseret arus air bersama material tambang.
Jenazah korban dievakuasi ke rumah duka di Desa Botubilotahu, Kecamatan Marisa, dan tiba sekitar pukul 00.30 WITA, Senin dini hari. Selanjutnya, korban dimakamkan di pemakaman keluarga setempat.
“Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden tersebut,” pungkas Akim.


