WARTANESIA.ID – Pemerintah Kabupaten Pohuwato menyalurkan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) berupa beras untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana kekeringan yang melanda kecamatan. Sebanyak 171.980 kilogram atau sekitar 171,9 ton beras CPP disalurkan kepada 34.396 jiwa yang tersebar di 13 kecamatan se-Kabupaten Pohuwato.
Penyaluran bantuan tersebut ditinjau langsung oleh Wakil Bupati Pohuwato, Iwan S. Adam, bersama Wakil Ketua DPRD Pohuwato, Delpan Yanjo, Sekretaris Daerah, Iskandar Datau, para asisten, serta sejumlah pejabat terkait, di Kantor Desa Pohuwato, Kecamatan Marisa, Rabu (07/10/2026).
Wakil Bupati Pohuwato, Iwan S. Adam, mengatakan penyaluran CPP ini menjadi salah satu langkah pemerintah daerah dalam mengantisipasi dampak kekeringan yang terjadi di Kabupaten Pohuwato.
“Kondisi ini tidak hanya menyebabkan krisis air bersih di sejumlah wilayah kecamatan, tetapi juga meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta berdampak pada sektor pertanian, termasuk terjadinya gagal panen sejumlah komoditas tanaman pangan yang berpotensi menimbulkan kerawanan pangan,” Jelas Wabup.
Iwan berharap bantuan tersebut benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung. Ia juga meminta seluruh pemerintah desa memperhatikan batas waktu penyaluran bantuan kepada masyarakat yang dijadwalkan berlangsung selama lima hari, mulai 5 hingga 9 Oktober 2026.
“Peninjauan di Desa Pohuwato ini mewakili untuk semua desa di Kabupaten Pohuwato. Kami minta penyalurannya sesuai dengan waktu yang telah ditentukan, yakni selama lima hari,”jelasnya.
Selain penyaluran beras CPP, Iwan mengatakan berbagai langkah penanganan lainnya seperti distribusi air bersih, penanganan karhutla, dampak gagal panen, hingga kebakaran hunian juga menjadi perhatian pemerintah daerah.
“Saya berharap seluruh instansi terkait terus aktif dan bersinergi dalam menghadapi berbagai dampak musim kemarau yang masih terjadi saat ini,” Tutup Wakil Bupati.










