Paviliun Smart Academy, BAZNAS, dan BSG Latih Anak Yatim Penghafal Qur’an jadi Teknisi HP

WARTANESIA.ID, – Paviliun Smart Academy bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan Bank SulutGo (BSG) berkolaborasi menghadirkan program pelatihan intensif gratis reparasi handphone (HP) dan laptop bagi anak yatim, anak putus sekolah, serta para penghafal Al-Qur’an.

Program pemberdayaan tersebut resmi dimulai pada Selasa (4/8/2026) dan dipusatkan di Paviliun Smart Academy Marisa, Kabupaten Pohuwato. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya membekali generasi muda, dengan keterampilan praktis yang memiliki nilai ekonomi, serta peluang kerja yang luas di bidang teknologi.

Pelatihan dirancang secara intensif dengan menggabungkan materi teori dan praktik langsung, sehingga peserta diharapkan mampu menguasai teknik dasar hingga lanjutan dalam perbaikan handphone dan laptop.

Kolaborasi antara BAZNAS, BSG dan Paviliun Smart Academy menjadi wujud sinergi berbagai pihak dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan akses terhadap pendidikan dan pelatihan keterampilan.

Owner Paviliun Smart Academy, Jeffry Monoarfa, memberikan dukungan penuh dengan menyediakan fasilitas pelatihan yang digunakan selama kegiatan berlangsung. Ketersediaan ruang belajar, peralatan praktik, hingga sarana pendukung lainnya menjadi bagian dari kontribusi Paviliun Smart Academy untuk memastikan proses pembelajaran berjalan optimal.

Jeffry Monoarfa berharap pelatihan tersebut mampu melahirkan generasi muda yang memiliki keterampilan, percaya diri, dan siap bersaing di dunia kerja maupun membuka usaha secara mandiri.

“Melalui pelatihan ini kami ingin memberikan kesempatan kepada anak yatim, anak putus sekolah, dan para penghafal Al-Qur’an untuk memperoleh keahlian yang dapat menjadi bekal masa depan. Kami berharap mereka tidak hanya memiliki keterampilan, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha sendiri,” ujarnya.

Dukungan BAZNAS dan BSG dalam program tersebut menjadi bagian dari komitmen mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan keterampilan produktif. Dengan adanya kolaborasi ini, peserta bisa memperoleh kesempatan yang sama untuk meningkatkan kapasitas diri, dan memiliki keahlian yang siap diterapkan di dunia kerja.

Melalui sinergi antara lembaga sosial, dunia perbankan, dan lembaga pendidikan nonformal, program pelatihan gratis reparasi HP dan laptop ini diharapkan mampu melahirkan teknisi muda yang kompeten, mandiri, serta berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Pohuwato.