WARTANESIA.ID – Sebuah mobil dinas (pelat merah) milik Dinas Kesehatan mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Trans Sulawesi, tepatnya di Desa Teratai, Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato, Senin (29/6/2026) sekitar pukul 03.15 Wita. Akibat insiden tersebut, satu orang penumpang mengalami luka ringan dan harus menjalani perawatan medis.
Kapolres Pohuwato, AKBP Busroni, melalui Kasat Lantas Polres Pohuwato, IPTU Gendut Hartono, mengatakan kecelakaan melibatkan satu unit minibus bernomor polisi DM 1018 DZ yang dikemudikan oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Pohuwato, Dr. Yenny Ahmad (52), seorang ASN yang berdomisili di Desa Palopo, Kecamatan Marisa.
“Pengemudi bersama seorang penumpang, Fitria Novianti (27), yang merupakan pegawai PPPK di Dinas Kesehatan Kabupaten Pohuwato, saat itu sedang dalam perjalanan dari Kota Gorontalo menuju Kecamatan Marisa,” ujar IPTU Gendut Hartono.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), saat kendaraan melintasi ruas Jalan Trans Sulawesi di kawasan hutan lindung Marisa yang memiliki tikungan ke kanan, pengemudi diduga kehilangan kendali. Akibatnya, kendaraan keluar dari badan jalan dan terperosok ke hutan bakau di sisi kiri jalan.
“Dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa. Penumpang mengalami luka lecet pada bagian wajah dan telah mendapatkan perawatan di RSUD Bumi Panua Pohuwato,” jelasnya.
Selain menyebabkan satu orang mengalami luka ringan, kecelakaan tersebut juga mengakibatkan kendaraan mengalami kerusakan dengan estimasi kerugian material sekitar Rp10 juta.
IPTU Gendut Hartono menambahkan, saat kejadian kondisi cuaca cerah, arus lalu lintas relatif sepi dan lancar, serta kondisi jalan beraspal dan rata, namun berada di tikungan.
“Dari hasil penyelidikan sementara, faktor yang diduga menjadi penyebab kecelakaan adalah pengemudi kehilangan kendali saat melintasi tikungan ke kanan. Sebelum kecelakaan terjadi, pengemudi diketahui dalam kondisi sehat jasmani dan rohani,” ungkapnya.
Kasat Lantas juga mengimbau para pengguna jalan agar selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama saat berkendara pada dini hari maupun ketika melintasi ruas jalan yang memiliki tikungan, guna mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.
“Kami mengimbau kepada para pengemudi agar apabila merasa mengantuk atau lelah saat berkendara, segera beristirahat sejenak di rest area atau di tempat yang aman. Hal ini penting untuk menghindari terjadinya microsleep atau tidur sesaat yang dapat memicu kecelakaan,” pungkasnya.


