Kuota Nakes Pohuwato 2023 Sebanyak 330 Orang, Pemda Prioritaskan RS Pratama

WARTANESIA – Salah satu prasyarat untuk Rumah Sakit Pratama Kecamatan Lemito, Kabupaten Pohuwato, dapat dinaikan kelasnya adalah keterbatasan tenaga kerja.

Hal itu sebagaimana diungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pohuwato, Fidi Mustafa, pada Selasa (08/11), di Kantor Bupati Pohuwato.

banner 468x60

“Ada beberapa indikator yang harus dipenuhi, salah satunya adalah persoalan tenaga kerja,” tutur Fidi.

Menyikapi hal itu, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah, Supratman Nento mengatakan, RS Pratama Lemito membutuhkan kurang lebih 100 orang tenaga kesehatan untuk dapat naik kelas.

“Untuk menaikan kelas RS Pratama menjadi rawat inap dan UPTD dari Dinas Kesehatan Pohuwato, maka membutuhkan kurang lebih 100 tenaga medis, hal ini sesuai dengan analisis jabatan dan analisis beban kerja,” ungkapnya, Jum’at (11/11/2022).

Supratman mengungkapkan, pada awal tahun 2023 akan dilakukan penyusunan formasi untuk mengisi kekosongan jabatan dan tenaga kerja di RS Pratama dan diusulkan di Kementrian PANRB.

“Keseratus orang itu terdiri dari perawat, dokter, security dan cleaning service. Awal tahun 2023 akan kita lakukan penyusunan formasi ini, lalu kita usulkan di Kementrian PANRB,” tambahnya.

Usai formasi tersebut disetujui, maka selanjutnya kata Supratman, akan dilakukan seleksi lewat sistem passing grade, melalui PPPK ataupun CPNS.

“Seleksinya akan dilakukan lewat P3K ataupun CPNS, sesuai dengan persetujuan yang kita usulkan ke Kementrian PANRB,” tandasnya.

Lebih lanjut, Supratman mengatakan bahwa penerimaan tenaga kesehatan di tahun 2023 untuk Kabupaten Pohuwato adalah sebanyak 330 orang. (rik)