WARTANESIA – Seorang karyawan yang bekerja di perusahaan PT. PETS Pohuwato, TA alias Tis (32), menabrak anak hingga meninggal dunia pada Senin (7/11/2022) sekitar pukul 23.30 WITA.
Kecelakaan yang terjadi di Desa Buntulia Tengah, Kecamatan Buntulia itu menyebabkan Rahmad Dani Laiya (15, meninggal dunia pada Kamis (10/11/2022) meski sempat dirawat intensif di rumah sakit.
“Anak kami ditabrak, bapak itu katanya kerja di perusahaan PT. PETS. sampai sekarang tidak ada itikad baik untuk bertanggung jawab,” ungkap salah satu keluarga korban.
Sementara itu, ayah korban, mengaku kecewa dan berjanji akan memproses hukum persoalan yang menimpa anaknya.

“Anak saya ditabrak. Dia (Tis) mengaku sudah salah di depan Polisi saat di Polres Pohuwato. Dia bilang tanggung jawab sudah minta nomor rekening dan segala macam. Saya tidak menjual anak saya, anak saya sudah meninggal. Saya hanya kecewa sampai saat ini, baik pelaku maupun perusahaan tidak ada itikad baik. Saya akan proses secara hukum,” ungkapnya.
Mengkonfirmasi hal ini, salah satu karyawan PT. PETS yang enggan disebutkan identitasnya membenarkan hal tersebut.
“Iya tadi ada yang dari HRD pak Heksa itu datang. Mereka katanya mau ke RS jenguk kecelakaan. Tapi tidak menjelaskan secara detil kecelakaan apa yang dimaksud,” kata dia.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi baik pihak kepolisian maupun perusahaan PT. PETS terkait kejadian ini. (Lan)






