Emas Penambang Belum Laku, DPRD Pohuwato Akan Panggil Seluruh Pemilik Toko Emas

WARTANESIA – Ketua DPRD Kabupaten Pohuwato, Beni Nento, berencana mengundang seluruh pemilik toko jual beli emas di wilayah tersebut. Langkah ini menyusul tidak dibukanya layanan pembelian emas dari para penambang dalam beberapa waktu terakhir.

Beni mengatakan, pemanggilan itu dilakukan untuk mencari tahu penyebab pasti penutupan layanan pembelian emas yang berdampak langsung pada para penambang rakyat.

banner 468x60

“Ini peristiwa berulang. Tahun lalu juga pernah terjadi penutupan. Namun kali ini kasusnya berbeda. Karena itu, kami akan mengundang para pengusaha jual beli emas untuk memastikan apa sebenarnya yang terjadi,” ujar Beni, Selasa (3/3/2026).

Ia mengungkapkan, saat ini dirinya masih berada di Jakarta dan tengah membahas persoalan tersebut bersama wakil rakyat di DPD RI. Pembahasan itu dilakukan guna mencari solusi agar persoalan serupa tidak terus berulang dan merugikan masyarakat.

“Saya masih di luar daerah dalam rangkaian aagenda kerja. Setelah kembali ke Pohuwato, kami akan segera mengundang seluruh pemilik toko emas,” tegasnya.

Sebelumnya, para penambang emas di Pohuwato mengaku kesulitan menjual hasil tambang mereka. Seluruh toko emas yang biasanya membeli emas dari masyarakat dilaporkan tutup sejak Kamis (5/2/2026).

Kondisi tersebut membuat para penambang kebingungan, terutama saat bulan Ramadan dan menjelang Idul Fitri, di mana kebutuhan rumah tangga meningkat. Mereka berharap ada kepastian dan solusi secepatnya agar aktivitas jual beli emas dapat kembali berjalan normal.