Dua Penambang Tewas dan Satu Selamat Usai Tertimbun Longsor di Titik Bor 18 Tambang Suwawa

Peristiwa0 Dilihat

WARTANESIA.ID — Duka kembali menyelimuti kawasan . Peristiwa tanah longsor yang terjadi di area Titik Bor 18 menelan korban jiwa. Dua orang pekerja tambang dilaporkan meninggal dunia akibat tertimbun material tanah, sementara satu pekerja lainnya berhasil selamat dari maut.

Dua korban yang tewas dalam insiden tragis ini adalah , warga asal Kecamatan Suwawa Selatan, dan , warga asal Kecamatan Dumoga Barat. Kedua korban tidak mampu menyelamatkan diri saat material tambang mendadak runtuh dan menimbun lokasi tempat mereka bekerja.

Sementara itu, satu pekerja lainnya bernama Sa’ban Melangi, yang juga berasal dari Kecamatan Dumoga Barat, beruntung dapat lolos dari musibah tersebut. Sa’ban berhasil menyelamatkan diri meski mengalami luka-luka di sejumlah bagian tubuhnya.

“Korban selamat mengalami luka ringan di bagian kepala, punggung, lengan, dan kaki,” ujar salah satu saksi di sekitar lokasi.

Usai berhasil keluar dari area reruntuhan yang berbahaya, Sa’ban segera berlari meminta pertolongan kepada rekan-rekan penambang lain di area sekitar. Tindakan sigap dan respons cepatnya tersebut menjadi penentu keselamatan jiwanya di tengah situasi kritis.

Hingga saat ini, insiden di Titik Bor 18 ini menambah deretan duka bagi para pekerja tambang tradisional di wilayah Suwawa. Para warga dan penambang setempat mengimbau seluruh pekerja untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat risiko kerja di area pertambangan yang tergolong tinggi.

Baca berita kami lainnya di